TPS Unik Diserbu Warga

TPS Ini Diserbu Warga Karena Menampilkan 3 Etnik Budaya

Dalam Negri Gaya Hidup Liputan46 Politik

TPS Ini Diserbu Warga Karena Menampilkan 3 Etnik Budaya

Liputan46.com – TPS Unik Diserbu Warga – TPS 2 di Kelurahan Belakang Pondok, Kecamatan Padang Selatan ini tampil unik pasalnya TPS ini dipadukan tidak etnik budaya yaitu Tionghoa, India dan Minangkabau yang rata-rata mendiami daerah tersebut.
Bahkan pintu dan ruangan TPS dihiasi lampu lampion dan atribut budaya yang di dominasi warna merah.

Ini suatu konsep meningkatkan jumlah pemilih, disini tiga etnis terbesar, Tionghoa, Minangkabau, dan India.
Sehingga dengan tampilan ini menyatukan semua pihak tanpa membedakannya,” kata Lurah Belakang Pondok, Aidil Zulhani, Rabu (17/4/2019).

Selain dekorasi ruangan TPS petugas KPPS juga mengunakan pakaian khas masing-masing tiga etnis tersebut.
Seperti pakaian khas etnis India khusus perempuan bernama pakaian sari dan pakaian oriental khas Thionghoa.
Untuk pakaian khas Minangkabau petugas KPPS mengunakan pakaian baju adat Koto Gadang.
Hal ini dilakukan untuk menarik bagi para pemilih untuk mengunakan hak suaranya.

TPS Unik Diserbu Warga

Kami mengangkat tema pemilih aman dan damai dalam mengwujudkan Bhineka Tunggal Ika.
Sesuai semboyan meski berbeda tapi tetap satu. Ini konsep juga meningkatkan jumlah pemilih,” jelasnya.
Di TPS 02 ini jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) berjumlah 290 pemilih. Selain itu juga terdapat tiga orang pemilih pindahan.

Sementara total wilayah Lurah Belakang Pondok ini memiliki penduduk sekira 1.400 masyarakat ini.
Di antaranya 60 persen etnis Tionghoa, 30 persen Minangkabau, dan 10 persen India.
Dari pantauan Liputan46.com, di lokasi TPS ini juga banyak dijadikan ajang swafoto, baik para pemilih sendiri maupun pengunjung lain yang menunggu kerabatnya memilih.
Ini unik sekali, baru kali ini saya lihat meski beda budaya tapi kita tetap satu,” kata Nita Yundari (27).

Dilain tempat, Ada TPS yang terletak di RT 01 RW 01 Kelurahan Pintu Batu Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu.
TPS itu menggunakan konsep pesta pernikahan untuk menarik minat masyarakat setempat untuk mencoblos.
Terbukti, ratusan masyarakat yang telah memiliki hak suaranya berbondong-bondong datang ke TPS yang ada di jalan Sudirman Kelurahan Pintu Batu Kecamatan Teluk Segara ini.

Mereka mendapatkan pelayanan secara baik dari petugas kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) yang mengenakan pakaian adat khas Bengkulu.
Masyarakat yang telah memiliki hak suaranya selalu datang ke TPS ini (TPS 01).
Salah satu daya pikatnya bentuk TPS resepsi pernikahan ini,” pungkas Abdiun.

BANDARQ ONLINE | BANDAR SAKONG | DOMINOQQ | BANDARQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *