Tim BPN Akan Gugat ke MK Jika Hasil KPU Beda dari Kubu 02

Tim BPN Akan Gugat ke MK Jika Hasil KPU Beda dari Kubu 02

Dalam Negri Liputan46 Politik Uncategorized

Tim BPN Akan Gugat ke MK Jika Hasil KPU Beda dari Kubu 02

Tim BPN Akan Gugat ke MK Jika Hasil KPU Beda dari Kubu 02 liputan46 – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional alias BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade membuka kemungkinan pihaknya menggugat ke Mahkamah Konstitusi atau MK jika hasil hitung Komisi Pemilihan Umum berbeda dengan hasil hitungan Kubu 02 di Pilpres 2019.

Hasil hitung cepat internal Prabowo-Sandi mendominasi suara hingga 62 persen, sementara hasil quick count sejumlah lembaga survei menunjukkan jika Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul kisaran 55 persen.

Andre meyakini pihaknya sebagai pemenang berdasar pegangan data internal. Dia mengatakan pjika ihaknya sudah menemukan banyak unsur kecurangan dalam pelaksanaan Pilpres saat ini. Andre memastikan real count internal Prabowo akurat. Pihaknya hanya tinggal menunggu hasil resmi KPU sebagai pegangan utama.

Prabowo-Sandi sudah mendeklarasikan diri sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024. Deklarasi itu, kata Andre, semata bentuk penegasan bahwa data yang mereka akurat, tidak seperti hasil sejumlah lembaga quick count yang mereka ragukan.

Tim BPN Akan Gugat ke MK Jika Hasil KPU Beda dari Kubu 02


BENER CAPSA DOMINO

Sebelumnya Pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin masih unggul sementara dari pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berdasar real count Komisi Pemilihan Umum alias KPU. Real count KPU tersebut dimuat di Sistem Informasi Penghitungan Suara atau Situng KPU.

Dilansir situs resmi pemilu2019.kpu.go.id per Kamis (18/4) pukul 19.15 WIB,
suara real count yang masuk baru mencapai 0,81502 persen. Real count Situng KPU baru memuat 6.629 TPS dari 813.350 TPS yang masuk perhitungan.

Dalam situs itu, Jokowi meraih 57,50 persen atau 725.017 suara. Sedangkan Prabowo-Sandi 42,50 persen atau 535.805 suara. Dalam real count sementara ini, Jokowi-Ma’ruf unggul di Sumatera Utara, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Bangka-Belitung, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Maluku, Papua, Papua Barat, Kalimantan Utara, dan luar negeri.

Sedangkan Prabowo-Sandi unggul di Aceh Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku Utara.

Bandar66 Terpercaya | Poker Online |BandarQ Terpercaya | DominoQQ Online


BENER CAPSA DOMINO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *