Survei: Masyarakat Tetap NKRI, Tak Mau Benturkan Agama dengan Pancasila

Survei: Masyarakat Tetap NKRI, Tak Mau Benturkan Agama dengan Pancasila

Dalam Negri Gaya Hidup Liputan46 Peristiwa Politik

Survei: Masyarakat Tetap NKRI, Tak Mau Benturkan Agama dengan Pancasila

Survei: Masyarakat Tetap NKRI, Tak Mau Benturkan Agama dengan Pancasila, Merilis hasil penelitian terbarunya mengenai wajah Islam politik pasca Pemilu 2019.

Survei tersebut dilakukan dari periode 5 hingga 12 Oktober 2019 dengan sampel sebanyak 1.000 responden.

Adapun pengambilan survei dilakukan menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error sebesar ± 3,1% pada tingkat kepercayaan 95%.

Direktur Eksekurif Parameter Politik Adi Prayitno mendapatkan temuan bahwa masyarakat Indonesia tidak ingin membenturkan antara agama dengan Pancasila sebagai ideologi.

Situs BandarQ Online Paling Jelas

Poker Online Terpercaya | Poker Online Terjelas |Bandar Ceme Online | Bandar Domino Online

Kebanyakan dari mereka mengaku baik agama maupun Pancasila sama pentingnya.

Hal tersebut terlihat berdasarkan hasil penelitian bersama pertanyaan lebih penting mana antara agama dan Pancasila.

Hasilnya, masyarakat yang menanggapi agama dan Pancasila layak pentingnya ada 81,4 persen.

Sedangkan yang menjawab agama lebih penting dari Pancasila sebanyak 15,6 persen, terakhir yang menjawab Pancasila lebih penting dari agama hanya 3,0 persen.

Jelascasino Agen Judi Online Casino Slot Bola Togel Terpercaya

Agen Judi Bola Terjelas | Agen Judi Bola Terpercaya | Agen Casino Terpercaya | Agen Bola Teraman

“Karena Indonesia ini adalah hasil kawin silang dari varian kepentingan politik agama yang kemudian mengkristal menjadi satu kesatuan yang disebut dengan agama.

” kata Adi di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2019).

Kendati lebih didominasi oleh masyarakat yang tidak ingin antara agama dan Pancasila dan agama dibenturkan, namun masih ada 15,6 persen yang menyatakan lebih penting agama.

Kelompok itu, kata Adi yang diindikasikan selama ini dapat mengancam demokrasi dan Pancasila.

Hanya 15,6 persen yang mengatakan agama lebih penting dari Pancasila.

Mungkin ini yang kemudian diasosiasikan sebagai kelompok Islam politik atau aktivitis politik Islam yang ditengarai berpotensi.

Mengancam stabilitas demokrasi dan Pancasila, hanya 15,6 persen.

SITUS BANDAR AGEN BANDARQ CEME POKER DOMINOQQ CAPSA RAJAQ ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA

Agen Judi Bola Terjelas | Agen Judi Bola Terpercaya | Agen Casino Terpercaya | Agen Bola Teraman

Selagi sisanya itu menjawab Pancasila lebih penting dari agama,” ujarnya.

Kemudian hitungan temuan kedua pada penilitian, yakni mengenai bentuk negara seperti apa yang ideal untuk Indonesia.

Dari survei tersebut, mayoritas masyarakat Indonesia mengatakan bahwa NKRI yang berasaskan Pancasila.

Dengan menyertakan nilai agama tapi tidak diformalkan merupakan bentuk negara yang paling ideal dengan persentase 62,0 persen.

Adi beranggapan bahwa angka 6,7 persen yang ingin negara berasaskan agama yang diformalkan tersebut merepresentasikan kelompok Islam kanan atau Islam fundamental.

Sedangkan angka 22,1 persen tersebut mencerminkan kelompok liberal lantaran ingin agama menjadi urusan pribadi.

ASIAIDR SITUS JUDI SLOT, CASINO DAN BOLA TERPERCAYA

Togel Online Terpercaya | Casino Online | Bandar Judi Online |Situs Judi Bola

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *