Soal Ancaman Pembunuhan, Pengacara Fadli Zon Telah Siapkan Dua Saksi Dan Bukti

Ancaman Pembunuhan

Soal Ancaman Pembunuhan, Pengacara Fadli Zon Telah Siapkan Dua Saksi Dan Bukti

liputan46.com Tim pengacara daripada Wakil Ketua DPR RI yaitu Fadli Zon dari Advokat Cinta Tanah Air/ACTA mengaku bahwa ia telah menyiapkan bukti terkait laporan ke Bareskrim. Tim pengacara ACTA mengaku mewakili Fadli, melaporkan netizen bernama Nathan P Suwanto yang diduga pemilik akun Twitter @NathanSuwanto ke Bareskrim Polri.

Laporan didasarkan pada kicauan daripada Nathan di Twitter yang juga dianggap bernada ancaman. “Bukti-bukti yang kami serahkan hari ini adalah tautan dan juga foto tampilan tweet terkait,” ujar Agustiar, pengacara dari ACTA di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Senin lalu.

Nathan yang mengunggah tulisan di Twitter pada tanggal 30 April 2017. Kicauan Nathan yang juga menggunakan bahasa Inggris berbunyi “If you know of a way to crowfund assassins to Kill Fahira Idris, Fadli Zon, Fahri Hamzah, Rizieq Shihab, Buni Yani, and friends, lemme know”.

Selain melampirkan bukti tersebut, Agustiar juga telah menyiapkan dua saksi buat laporan tersebut. Saksi pertama yakni Fadli Zon sebagai pihak yang juga merasa terancam atas “tweet” Nathan. Saksi kedua yang telah disiapkan bernama Rachman. “Dia orang yang mengenal Fadli Zon,” kata Agustiar.

Rachman, kata Agustiar, memberitahu Fadli soal kicauan itu. Fadli juga membuka link Twitter milik Nathan yang sekarang sudah tidak bisa diakses lagi. Tim pengacara daripada Fadli telah mendaftarkan laporan dengan nomor laporan polisi LP/450/V/2017/Bareskrim tertanggal 1 Mei 2017.

Nathan yang dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 28 ayat 2 dan juga Pasal 29 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Teknologi dan Informatika, yang mengatur soal penyebaran ujaran kebencian atau permusuhan serta ancaman kekerasan. Agustiar menganggap kicauan Nathan tak hanya melanggar hukum, tapi juga bentuk pencederaan demokrasi. Menurut dia, alasan Nathan berkata demikian adalah perbedaan pilihan politik dalam Pilkada DKI Jakarta.

“Itu merupakan hal biasa di negara demokrasi, justru disikapi secara berlebihan yaitu dengan penyebaran ujaran kebencian dan bahkan ancaman pembunuhan,” kata dia. Tim pengacara Fadli mendaftarkan laporan dengan nomor laporan polisi LP/450/V/2017/Bareskrim tertanggal 1 Mei 2017.

“Yang lebih penting, kami tidak melihat adanya penyesalan dari si pelaku. Kami bahkan menangkap gelagat bahwa si pelaku merasa kebal hukum dan tidak takut terhadap konsekuensi hukum perbuatannya,” kata Agustiar.

Comments

comments

One thought on “Soal Ancaman Pembunuhan, Pengacara Fadli Zon Telah Siapkan Dua Saksi Dan Bukti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *