Prabowo Meremehkan TNI

Prabowo Lakukan Kesalahan Dengan Meremehkan TNI di Debat Keempat Capres

Dalam Negri Liputan46 Politik

Prabowo Lakukan Kesalahan Dengan Meremehkan TNI di Debat Keempat Capres

Prabowo Meremehkan TNI – Liputan46.com – Debat keempat Pilpres 2019 yang menampilkan dua calon presiden ternyata cukup mengundang animo warganet.
Mengusung tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional.
Media sosial kembali diramaikan oleh beragam tagar serta respons bagi kedua capres.

Berdasarkan pantauan di media sosial, PoliticaWave pun mencatat respons netizen secara detail pada 30 Maret 2019.
Percakapan terkait Jokowi di media sosial didominasi sentimen positif sebesar 74 persen dan sentimen negatif sebesar 26 persen.
Sementara Prabowo Subianto meraih jumlah percakapan sentimen positif sebesar 52 persen dan sentimen negatif 48 persen.
Hal itu disampaikan Head of Analytics PoliticaWave Nadia Shabilla dalam keterangannya, Minggu (31/3/2019).

Ia menerangkan, PoliticaWave juga merangkum percakapan warganet dalam setiap segmen.
Di semua segmen debat keempat, Jokowi lebih mendapat apresiasi positif dari warganet.
Pada segmen 1, Jokowi mendapat sentimen positif sebesar 82,20 persen. Sedangkan sentimen negatifnya 17,80 persen.
Sementara Prabowo dalam segmen 1 mendapat 65,30 persen sentiment positif. Sedangkan sentimen negatifnya 34,70 persen.

Prabowo Meremehkan TNI

Lalu dalam segmen 2, Jokowi meraih 76,78 persen sentimen positif dan 23,22 sentimen negatif.
Sedangkan Prabowo mendapat 58,83 persen sentiment postif dan 41,17 persen sentimen negatif.
Lanjut ke segmen 3, Jokowi mendapat sentimen positif sebesar 80,65 persen dan sentimen negatif 19,35 persen.
Sementara Prabowo meraih sentimen positif 57,64 persen dan sentimen negatif 42,36 persen.

Dalam segmen 4, Jokowi menerima 77,11 persen sentimen positif dan 22,89 persen sentimen negatif.
Sedangkan Prabowo mendapat 42,73 persen sentimen positif serta 57,27 persen sentimen negatif.
Di segmen 5, Jokowi meraih 47,40 persen sentimen positif dan 52,60 persen sentimen negatif.
Sementara Prabowo mendapat 38,74 persen sentimen positif serta 61,26 persen sentimen negatif.
Terakhir di segmen 6, Jokowi memeroleh sentimen positif 52,84 persen dan sentimen negatif 47,16 persen.
Sedangkan Prabowo meraih sentimen positif 38,74 persen serta sentimen negatif 61,26 persen.

Dari hasil analisis di atas dapat disimpulkan bahwa Jokowi unggul pada setiap segmen debat keempat dari sisi sentimen positif.
Jokowi mendapat percakapan positif terbesar pada segmen 1 dengan 82,20 persen.
Hal tersebut tak terlepas dari pernyataan Jokowi mengenai Digital Melayani atau Dilan yang dianggap bermanfaat serta sesuai dengan perkembangan digital saat ini,” Terang Nadia.

Di sisi lain, lanjut dia, Prabowo meraih percakapan positif terbesar pada segmen awal sebesar 65,30 persen tentang Pancasila sebagai ideologi negara yang sudah final.
Kemudian, Jokowi meraih percakapan negatif tertinggi pada segmen 5 dikarenakan diplomasi negara yang hanya berorientasi pada bisnis saja.
Di pengujung debat keempat, Prabowo justru meraih percakapan negatif tertinggi di segmen 6 karena dianggap terlalu emosional dalam serta ofensif dalam penyampaiannya.

BANDARQ | SAKONG ONLINE | AGEN QQ | ADUQ ONLINE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *