People Power Amien Rais Dinilai Akan Sulit Terjadi

People Power Amien Rais Dinilai Akan Sulit Terjadi

Dalam Negri Liputan46 Politik Uncategorized

People Power Amien Rais Dinilai Akan Sulit Terjadi

People Power Amien Rais Dinilai Akan Sulit Terjadiliputan46 – Analis Politik Exposit Strategic Arif Susanto menilai gerakan massa alias People Power setelah Pemilu 2019 yang diwacanakan Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais sulit untuk di laksana. Hal itu disebabkan berbagai faktor, salah satunya yaitu adalah ekonomi Indonesia yang masih aman dan jauh dari kata krisis. Jika pun itu terjadi, tutur Arif, massa yang turun ke jalan tidak akan banyak.

Arif meyakini mungkin nanti akan ada orang-orang yang turun ke jalan memprotes kemungkinan kecurangan terjadi, namun tidak akan besar. Mengingat, sekalipun terjadi kecurangan, namun tak akan terstruktur, masif, dan sistematis. Keyakinan Arif tersebut dilandasi perekonomian Indonesia sekarang-sekarang ini.

Arif menilai masyarakat dalam jumlah besar baru akan turun ke jalan jika memang kebutuhan sehari-hari sulit terpenuhi. Misalnya harga sembako dan BBM melonjak drastis hingga melampaui daya beli. Ketiadaan stok bahan kebutuhan sehari-hari juga dia nilai dapat menjadi pemantik massa untuk turun ke jalan.

People Power Amien Rais Dinilai Akan Sulit Terjadi


BENER CAPSA DOMINO

Arif berangkat dari pelaksanaan pemilu di Malaysia. Dia mengatakan bahwa Kecurangan pemilu di sana tergolong sistematis. Akan tetapi, tak sampai membuat masyarakat turun ke jalan. Dia memberi contoh lain, yakni soal gelombang massa yang turun ke jalan di Venezuela.

Menurut dirinya, massa turun ke jalan lebih karena ketiadaan pangan atau kebutuhan sehari-hari, bukan implikasi dari kecurangan pemilu yang terjadi. Arif menjelaskan lebih jauh tetang peluang orang turun ke jalan yang tetap masih ada. Menurut Arif, mereka turun ke jalan dikarenakan masyarakat Indonesia kini cenderung fanatik kepada pasangan calon peserta pilpres yang didukungnya.

Selain itu faktor lain yang membuat mereka akan turun ke jalan, yaitu media sosial. Arif mengamini bahwa kini informasi dapat diperoleh dari mana saja, terutama berkat internet yang dapat ‘memprovokaasi’ orang melakukan protes kecurangan pemilu.

Satu catatan dari Arif yang menjadi kelemahan masyarakat Indonesia adalah terbelenggu fanatisme terhadap paslon yang didukungnya. Oleh karena ini, para pendukung fanatik dipastikan enggan mengakui kesalahan dari kubu yang didukung olehnya.

Bandar66 Terpercaya | Poker Online |BandarQ Terpercaya | DominoQQ Online


BENER CAPSA DOMINO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *