Hari May Day: 30 Ribu Buruh Gelar Aksi Di Jakarta

hari may day

Hari May Day: 30 Ribu Buruh Gelar Aksi Di Jakarta

liputan46.com Polda Metro Jaya telah menerima surat pemberitahuan akan aksi unjuk rasa dari para buruh pada tanggal 1 Mei 2017. Diperkirakan akan ada sekitar 30.000 buruh yang akan berunjuk rasa di Jakarta.

“Akan ada juga tiga titik konsenterasi massa buruh yang akan kita amankan nantinya. Yang pertama Dinas Tenaga Kerja DKI, DPRD DKI, Istana Negara,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan, Jumat lalu. Argo mengatakan, bahwa massa buruh akan terbagi di tiga titik tersebut. Ia mengaku pihak kepolisian siap mengamankan aksi unjuk rasa untuk memperingati hari buruh sedunia itu. “Sementara belum ada pemberitahuan aksi longmarch, langsung ke titik masing-masing,” ucap dia.

Menurut Argo, selain di Jakarta massa juga akan menggelar kegiatan di kawasan Bekasi dan Tangerang. Massa dari dua wilayah tersebut tidak akan ikit berunjuk rasa di Jakarta. “Jadi mereka melakukan kegiatan sendiri tidak gabung dengan yang di Jakarta. Ada pengobatan gratis dan lainnya,” kata Argo.

Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia KSPSI Andi Gani Nena Wea memastikan, perayaan Hari Buruh Internasional berlangsung berbeda dari sebelumnya. KSPSI serta kelompok buruh lainnya tetap akan turun ke jalan Ibu Kota. “May Day besok, saya sudah berkomunikasi dengan pimpinan buruh yang lain, kami juga akan buat beda. Orang kan takut kalau dengar Andi Gani sudah turun ke jalan, aksi May Day, tapi kali ini akan kami buat berbeda,” ujar Andi.

Massa buruh tidak akan mengisi May Day dengan orasi-orasi politik seperti hari buruh yang sebelumnya, melainkan akan diisi dengan parade kebudayaan nusantara. Ada marching band yang melakukan long march hingga Istana. Oleh sebab itu, Andi meminta masyarakat serta dunia bisnis tidak perlu khawatir ada gangguan keamanan 1 Mei 2017.

Argo mengharapkan, serikat pekerja lebih baik menggelar kegiatan sosial atau berlibur ketimbang berunjuk rasa saat merayakan hari buruh. “Unjuk rasa diatur undang-undang tapi lebih baik buruh menikmati liburan,” tutur mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu. Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia KSPSI yaitu Andi Gani Nena Wea menyatakan puncak kegiatan May Day akan digelar di depan Istana Kepresidenan Jakarta Pusat pada Senin lalu

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *