Foto Rizieq Shibab Di Temukan Dirumah Terduga Teroris

foto rizieq di teroris

Foto Rizieq Shibab Di Temukan Dirumah Terduga Teroris

liputan46.com Kepolisian dari Daerah Jawa Timur yaitu Polda Jatim melakukan sebuah penggeledahan di sebuah rumah, Tempat Pendidikan daripada Al Quran/TPA, dan toko milik dari terduga teroris inisial ZA yang berumur 50 tahun, setelah dari penangkapannya Jumat pagi lalu.

“Benar, Tim Densus 88 bersama Tim Gegana Brimob dan juga Puslabfor Polda Jatim serta dari Polres Lamongan juga telah melakukan penggeledahan di tempat tiga lokasi milik terduga dari teroris ZA, rumah, TPA, dan tokonya,” ucap Barung kepada wartawan, Jumat lalu. Dari penggeledahan di daerah rumahnya, polisi juga mengamankan sebuah baju yang berseragamkan Front Pembela Islam/FPI, tujuh buah senjata tajam, di antaranya daripada itu parang, golok, celurit, sangkur, sebuah foto ZA dengan bersama Habib Rizieq, beberapa dari buku dan VCD terkait itu FPI.

Baca Juga ( Spanduk Yang Berisi Al-Maidah 51 Terpapang Di Tempat Kampanye Anies )

Lalu terdapat juga sebuah 100 mililiter cairan kimia, sebuah kaos yang bertuliskan FPI, sebuah bros yang juga bertuliskan ISIS, sebuah ID Card ISIS itu, dan sebuah ikat kepala yang bertuliskan ISIS. Sedangkan juga, dari penggeledahan TPA dan toko milik ZA tidak dilakukan sebuah penyitaan. “Penggeledahan rumah, TPA, dan toko milik terduga daripada teroris ZA juga berlangsung aman dan kondusif serta tidak diketemukan sebuah senjata api,” ucap Barung.

Tim Densus 88 Mabes Polri juga kembali menangkap dua orang yang terduga daripada teroris di daerah Paciran, Lamongan, Jawa Timur, pada Jumat lalu sekitar pukul 08.00 WIB. Kabid Humas Polda Jatim yaitu Kombes Pol Frans Barung Mangera juga mengatakan bahwa dari dua orang terduga teroris yang ditangkap oleh dari Densus 88 Mabes Polri di Lamongan, pada Jumat siang lalu telah dibawa ke daerah Jakarta. “Setelah ditahan keduanya tersebut itu langsung juga di bawa ke tempat Mabes Polri, Jakarta untuk dilakukan sebuah pemeriksaan dari lebih lanjut,” ucapnya saat ditemui di kantornya, Jumat lalu.

Kombes Pol yaitu Frans Barung Mangera juga menceritakan bahwa awalnya Densus 88 Mabes Polri juga menangkap tiga orang di tempat rumah masing-masing. Tapi itu, setelah diperiksa dan diinterogasi hanya saja dua orang saja yang terduga dari sebagai menjadi teroris. “Jadi satunya itu dilepas, dua dibawa ke Jakarta,” katanya

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *