Dugaan Kecurangan Kubu 02

TKN Segera Beberkan Dugaan Kecurangan Kubu 02 di Pilpres 2019

Dalam Negri Liputan46 Politik

TKN Segera Beberkan Dugaan Kecurangan Kubu 02 di Pilpres 2019

Liputan46.com – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin berencana membeberkan sejumlah dugaan praktek kecurangan yang dilakukan kubu capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Direktur Advokasi dan Hukum TKN, Ade Irfan Pulungan mengatakan, pihaknya berencana merilis bentuk keculasan dari kubu 02.
Banyak terjadi di beberapa tempat pemungutan suara (TPS) dan akan kami sampaikan pada Besok 29 April 2019.
Kini, pihaknya sedang melakukan identifikasi seluruh laporan kecurangan yang diterima.
Kami menargetkan hari Senin akan ungkap adanya kecurangan-kecurangan yang terjadi di beberapa TPS.
Hal itu dilakukan oleh pihak 02,” kata Ade di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Sabtu (27/4/2019).

TKN Segera Beberkan Dugaan Kecurangan Kubu 02 di Pilpres 2019

Berdasarkan laporan dari seluruh relawan dan saksi yang ada di setiap provinsi.
Sambung dia, jumlah kecurangannya mencapai sekira 15 ribu kasus. Namun, ia memperkirakan jumlah itu masih akan bertambah.
Terakhir informasinya kemarin terus bertambah, lebih dari 15 ribu, bakal diatasnya,” kata dia.

Ade menjelaskan, mereka biasanya melaksanakan praktek kecurangan tak hanya saat pemungutan suara, melainkan juga dilakukan saat penghitungan suara.
Tapi, ia meyakini masih banyak jenis-jenis pelanggaran pemilu yang dilakukan kubu 02.
Nah, itu yang kami belum secara rinci mendatanya,” ujarnya.

Dalam rilis nanti, kata Ade, pihaknya akan menyertakan bukti-bukti bahwa peristiwa kecurangan itu benar dilakukan oleh mereka.
Lalu, TKN akan melaporkan peristiwa itu ke Bawaslu agar lembaga pengawas pemilu itu dapat segera mengusutnya.
Setelah mendapatkan gambaran secara rinci, ya kita laporkan.
Kan kita enggak mau juga melapor enggak ada keterangan dan data yang valid, atau buktinya kurang kuat,” ujar Ade.

Selain itu, TKN juga menyatakan, jauh hari sebelum pemilu berlangsung, pihaknya telah melatih para saksi yang disebar ke seluruh Indonesia.
Ada yang bertugas memotret, mendata, dan mengirimkan hasil komplet C1 secara berjenjang ke tingkat kecamatan hingga pusat.
Semua dikumpulkan di War Room milik TKN yang terletak di Hotel Gran Melia, Jakarta.
Para saksi itu diperoleh dari perpanjangan tangan partai-partai politik koalisi yang mendukung Paslon 01 di seluruh tanah air.

Menurut Nova, untuk saksi-saksi di daerah yang jauh, data sudah dientri di tingkat kecamatan, tapi untuk daerah Jakarta, ada form C1 yang langsung diantarkan ke ‘War Room’

Dengan keberadaan war room serta sistem yang sudah kami jalankan, kami berani menantang pihak BPN jika ingin adu data, sumber data, dan juga sistem yang digunakan.
Kami yakin, data yang kami entri hasilnya nanti akan serupa dengan KPU karena sumbernya sama.
Kami berani secara transparan mempertanggungjawabkan ini karena ini data sebenarnya. Tidak ada satupun kecurangan,” tegas wanita berhijab ini.

ADUQ ONLINE | AGEN TERPERCAYA | JUDI ONLINE | DOMINO QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *