Bupati Demak Diperiksa Bawaslu

Bupati Demak dan Wakilnya Diperiksa Bawaslu Hingga 2 Jam

Dalam Negri Liputan46 Peristiwa Politik

Bupati Demak dan Wakilnya Diperiksa Bawaslu Hingga 2 Jam

Bupati Demak Diperiksa Bawaslu – Liputan46 – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Demak memanggil dua pucuk pimpinan di daerah Demak, Jawa Tengah karena datang dalam deklarasi 31 kepala daerah di Jateng yang mengeluarkan dukungan kepada salah satu pasangan capres-cawapres. Keduanya dicecar masing-masing 25 pertanyaan.
Ketua Bawaslu Demak, Khoirul Saleh, menyebutkan pemanggilan kepada Bupati Demak M Natsir, dan Wakil Bupati Demak Joko Sutanto, dilakukan pada Selasa 12 Februari 2019. Namun, pemanggilan dilaksanakan terpisah.

Untuk bupati kita panggil dan lakukan klarifikasi mulai pukul 10.00 WIB. Selama dua jam hingga pukul 12.00 WIB, kita berikan 25 pertanyaan.
Kemudian, setelah selesai kita lanjutkan pemanggilan wakil bupati mulai pukul 13.00 WIB,” kata Khoirul, Rabu (13/2/2019).
Untuk lamanya kurang lebih sama yakni dua jam. Kita juga berikan 25 pertanyaan,” Ujar Khoirul menambahkan.

Bupati Demak Diperiksa Bawaslu

Khoirul menjelaskan, pertanyaan yang diberikan terkait dengan undangan deklarasi dukungan kepada salah satu capres-cawapres.
Kedua pimpinan di Kabupaten Demak itu turut serta yang terlihat dari dokumen video dan foto dari Bawaslu Provinsi Jateng.
Pertanyaan yang diajukan terkait dengan undangan tersebut, siapa yang mengundang?, terus undangannya seperti apa?, terus apa yang disampaikan pada pertemuan tersebut?,” Tegas Khoirul.

Kemudian kita juga tanyakan perjalanan menuju lokasi itu menggunakan apa, mobil dinas atau apa pribadi?
Materi pertemuan tersebut selain deklarasi atau semacamnya apa yang disampaikan dalam acara itu?”
Selanjutnya apakah ada tindak lanjut pasca pertemuan tersebut? Apakah bupati atau wakil bupati dibebani dalam rangka untuk memenangkan pasangan paslon yang didukung? Kira-kira itu,” Tutur dia.

Sebelumnya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegaskan siap menghadap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)
Jika dimintai keterangan terhadap dugaan pelanggaran kampanye saat deklarasi pemenangan calon presiden nomor urut 01, Jokowi-Amin di Magelang, Sabtu 26 Januari 2019. Dirinya bahkan mengharapkan proses pemanggilan itu segera dilakukan secepatnya.

Sebelumnya, Ganjar memimpin deklarasi dukungan terhadap Pemenangan Jokowi-Amin bersama 31 kepala daerah di Solo.
Atas hal itu, sejumlah kepala daerah dipanggil oleh Bawaslu untuk dimintai keterangan. Beredar informasi, bahwa Bawaslu akan memanggil Ganjar Pranowo pada Senin, 18 Februari 2019.
Ganjar bersama 31 Kepala Daerah menggelar deklarasi mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
Deklarasi itu dilakukan di salah satu hotel di Solo pada Sabtu (26/1/2019) lalu.

Atas hal itu, Ganjar justru menantang pihak yang akan melaporkan dirinya itu untuk membuktikan pelanggaran yang sudah dia lakukan.
Sejumlah kepala daerah yang hadir dalam deklarasi itu satu persatu telah dipanggil oleh Bawaslu.
Sampai saat ini, tinggal Ganjar Pranowo yang belum dipanggil dan dimintai keterangan.

ADUQ ONLINE | AGEN TERPERCAYA | JUDI ONLINE | DOMINOQQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *