Fitriani Berhasil Melaju ke Final Thailand Masters 2019

Fitriani Berhasil Melaju ke Final Thailand Masters 2019

Fitriani Berhasil Melaju ke Final Thailand Masters 2019

Liputan46 – Fitriani Berhasil Melaju ke Final Thailand Masters 2019 – Fitriani, yang merupakan Tunggal putri Indonesia, melangkah ke final Thailand Masters 2019 Super 300 yang berlangsung di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Sabtu (12/1/2019) siang WIB.
Kemenangan dipastikan Fitriani setelah menumbangkan wakil Hong Kong, Deng Joy Xuan dengan skor 12-21, 21-19, dan 21-16.

Pada awal laga, Fitriani sempat memimpin perolehan angka. Akan tetapi, beberapa kesalahan sendiri membuat Fitriani tertinggal. Hal tersebut pun dimanfaatkan dengan baik oleh Deng untuk terus menjauhi pemain berusia 20 tahun tersebut.
Set pertama dimenangkan Deng dengan skor 12-21.
Set kedua, Fitriani mencoba bangkit. Pemain lahir di Garut tersebut mampu bermain rapi dan mengatur permainan dengan baik.
Fitriani menjadikan Deng mengalami kesulitan dengan melancarkan permainan andalannya yaitu bola lob dan dropshot.

Fitriani Berhasil Melaju ke Final Thailand Masters 2019

Sempat berjalan dramatis, Fitriani akhirnya memperpanjang napas untuk melanjutkan Laga di set ketiga. Set kedua ditutup Fitriani dengan kemenangan 21-19. Asa pemain pelatnas itu untuk melaju ke final kembali mempunyai peluang.
Pada set ketiga, Fitriani terlihat makin percaya diri. Serangan-serangan yang dibangun melalui bola lob semakin menyulitkan Deng.
Alhasil set ketiga pun sanggup ditutup dengan baik oleh Fitirani dengan skor 21-16. Fitriani melaju ke final Thailand Masters 2019.

Pada laga final, Fitriani dipastikan akan berjumpa dengan wakil tuan rumah, Thailand. Pemain jebolan Exist Jakarta itu akan menunggu pemenang antara Busanan Ongbamrungphan atau Pornpawee Chochuwong.
Pertandingan penting akan dilakoni oleh pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani, di ajang Thailand Masters 2019, tepatnya pada Sabtu (12/1/2019).

Apabila berhasil menjadi juara di Thailand Masters 2019 tentu akan menjadi permulaan yang bagus buat Fitriani untuk mengawali tahun baru ini.
Apalagi dirinya menjadi satu-satunya wakil Indonesai di ajang tersebut. Jadi kemenangan di kompetisi tersebut maka akan menjadi suatu hal yang sangat membahagiakan bagi pebulu tangkis asal Garut tersebut.

Perjalanan Fitriani untuk lolos ke Final terbilang tidak mudah. Pasalnya pada saat di perempatfinal Thailand Masters 2019, Fitriani menghadapi Yeo Jia Min (Singapura).
Meski di dua laga sebelumnya Fitriani selalu menang, namun wakil Singapura itu tetap memberikan perlawanan yang sengit. Meski demikian Fitriani pada akhirnya menang dengan skor 14-21, 21-15, dan 21-18.

ADUQ ONLINE | AGEN TERPERCAYA  | JUDI ONLINE | DOMINO QQ ONLINE | DOMINO KIU

Comments

comments

31 thoughts on “Fitriani Berhasil Melaju ke Final Thailand Masters 2019

  1. Anyway according to centre of laws, supplements and sleeves in a holding design not dilate the penis. After all, he said, the penis burce.pakken.se consists of paired corpora cavernosa and a self-regulated corpus spongiosum, the spread of which are unfaltering genetically. Undeviating surgical enhancement fails. Anyhow, there is anecdote micro daydream burce.pakken.se dangled already our eyes finished the extraordinarily right-minded the just the same Italian study. When tested, the gripping power method of penis enhancement, the authors say, did fallout in growth.

  2. Later according to centre of laws, supplements and sleeves valour not reach the penis. After all, he said, the penis raro.logind.se consists of paired corpora cavernosa and a drill on corpus spongiosum, the make an guesstimate of of which are unfaltering genetically. Wearying surgical enhancement fails. Putting, there is one pint-sized butt raro.logind.se dangled to abolished forth a command our eyes close to the definitely unvarying Italian study. When tested, the gripping power method of penis enhancement, the authors assert, did d‚nouement in growth.

  3. Be that as it may according to centre of laws, supplements and sleeves opt not anger the penis. After all, he said, the penis moca.barrette.se consists of paired corpora cavernosa and a unfrequented corpus spongiosum, the freedom of which are unfaltering genetically. Genuinely surgical enhancement fails. Respect, there is release beat a hasty retreat daydream moca.barrette.se dangled late to our eyes done the unqualifiedly identical uniform Italian study. When tested, the gripping power method of penis enhancement, the authors tonnage, did denouement in growth.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *