Vendor Ponsel asal China Gionee Bangkrut Karena Bos Gila Judi

liputan1

Vendor Ponsel asal China Gionee Bangkrut Karena Bos Gila Judi

Liputan46 – Sebuah vendor ponsel pintar dari China yakni Gionee, yang sempat menempati posisi puncak di India saat ini sedang dalam ambang kebangkrutan. Berdasarkan laporan terakhir, perusahaan tidak dapat membayar tagihan pemasok sebab salah satu pemimpinnya terlibat judi.

Securities Times menyatakan jika Gionee saat ini sedang membahas kemungkinan pengaturan dalam kesepakatan yang memenuhi harapan mereka. Sekitar 20 pemasok telah mengajukan restrukturisasi kebangkrutan terhadap Pengadilan Menengah Shenzhen.

GSMArena pun melaporkan jika masih ada 400 perusahaan kecil yang belum mendapatkan pembayaran dari Gionee. Perusahaan berutang lebih dari US$2,45 miliar atau setara dengan Rp34,8 triliun pada sejumlah pemasok, agen pemasaran, maupun pengiklan. Bukan hanya itu, Ketua Gionee Liu Lirong, sudah menghamburkan sebagian besar dana Gionee. Ia dilaporkan kehilangan sebesar 10 miliar yuan karena berjudi walaupun Lirong cuma mengaku kalah sebesar 1 miliar yuan.

Walaupun mengakui jika judi membawa bencana untuk Gionee, Lirong bersikeras bila ia tidak menggunakan dana Gionee untuk alasan pribadinya. Sementara itu di sisi lain, ia juga mengaku meminjam sebagian dana perusahaan yang dilaporkan menyeret Gionee ke dalam keadaan yang cukup mengkhawatirkan.

Walau kekacauan finansial dalam perusahaan, perangkatnya masih dijual di T-Mall dan pengecer offline. Pengecer menyatakan jika Gionee M7 masih laris di pasaran dan mereka dapat terus mengeluarkan garansi standar hingga unit terjual habis. India Today mencatat jika Gionee telah menjadi salah satu pemain terkemuka di India, menantang merek besar seperti Samsung maupun Nokia. Tetapi perusahaan tersebut belakangan ini tidak dapat bersaing dengan berbagai merek China misalnya OPPO, Huawei, Xiaomi, dan Vivo.

Gionee mempunyai sekitar 4,6 persen pangsa pasar ponsel pintar selfie pada awal tahun 2017 menurut Counterpoint Research. Tetapi merek tersebut akhirnya mengalami penurunan tajam dalam bagiannya dengan OEM pesaing lainnya seperti Micromax dan Sony.

Di Indonesia, Gionee sempat hadir dengan M7 Power tahun 2017 menggandeng Cinta Laura menjadi duta merek mereka. Gionee membekali perangkat ini menggunakan baterai berkapasitas 5.000mAh yang diklaim dapat bertahan selama 2 hari.

BANDARQ | DOMINO QQ ONLINE  | BANDARQ TERPERCAYA | SAKONG ONLINE 

Comments

comments

16 thoughts on “Vendor Ponsel asal China Gionee Bangkrut Karena Bos Gila Judi

  1. Like!! I blog frequently and I really thank you for your content. The article has truly peaked my interest.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *