Hukuman Mati untuk Remaja Diterapkan Oleh Sudan Selatan

liputan

Hukuman Mati untuk Remaja Diterapkan Oleh Sudan Selatan

Liputan46 – Praktik hukuman mati di Sudan Selatan nyatanya tengah diterapkan untuk remaja. Menurut lembaga pemantau hak asasi manusia Amnesty International, ternyata aksi hukuman mati di negara tersebut dianggap sudah terlewat batas.

Contohnya yakni hukuman mati bagi seorang remaja bernama Philip Deng. Pemuda berusia 15 tahun itu divonis bersalah pada kasus pembunuhan. Deng mengklaim kejadian tersebut merupakan sebuah kecelakan.

Deng dijatuhi hukuman mati yakni digantung tanggal 14 November 2017. Ia lalu berunding terhadap kuasa hukum dan mengajukan banding karena adanya keputusan pengadilan. Deng dipindahkan dari Penjara Negara Bagian Totrit menuju Penjara Pusat Negara Bagian Juba bulan September lalu. Saat ini ia harap-harap cemas dalam menanti keputusan banding.

Ketika memperoleh kemerdekaan tahun 2011, setiap tahunnya Sudan Selatan diketahui melakukan eksekusi hukuman mati, kecuali tahun 2014. Hukuman mati biasanya dijatuhkan untuk kasus terorisme, pembunuhan, maupun perdagangan narkoba dan pengkhianatan.

Tahun 2017, dua dari empat orang yang dikenakan hukuman mati adalah anak-anak. Dari total 342 orang terpidana mati, sebagian di antaranya merupakan murid sekolah menengah yang dijatuhkan hukuman mati saat ia masih berumur 15 tahun. Ibu menyusui pun tidak luput dari hukuman mati.

Angka tersebut hanya meliputi hukuman yang tercatat, apalagi kurangnya transparasi Sudan Selatan pada penggunaan hukuman mati. Untuk tahun ini, tujuh orang, termasuk seorang anak, dihukum gantung. Menurut bukti yang didapatkan bagi Amnesty oleh para penegak hukum dan pejabat pemerintah, jumlah tersebut adalah jumlah eksekusi tertinggi di Sudan Selatan saat memperoleh kemerdekaan.

Bukan cuma melanggar hukum dan standar hak asasi manusia secara internasional, penggunaan hukuman mati untuk seseorang berumur di bawah 18 tahun pada saat kejahatan dilakukan merupakan pelanggaran konstitusi transisi Sudan Selatan tahun 2011. Peningkatan eksekusi di Sudan Selatan sendiri terjadi ketika belahan dunia lain mulai bergerak menjauhi hukuman mati.

Sekitar 100 negara, dari total 196 di dunia, sudah menghapus hukuman mati. Sudan Selatan dan Somalia menjadi negara di kawasan Afrika Timur yang tetap melakukan eksekusi mati pada tahun 2017.

AGEN TERPERCAYA  | JUDI ONLINE | DOMINO QQ ONLINE | DOMINO KIU

Comments

comments

6 thoughts on “Hukuman Mati untuk Remaja Diterapkan Oleh Sudan Selatan

  1. Very well written information. It will be supportive to anyone who employess it, as well as me. Keep up the good work – i will definitely read more posts.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *