Bisnis Lion Air turun Drastis Pasca Jatuhnya Pesawat JT 610

Bisnis Lion Air turun Drastis Pasca Jatuhnya Pesawat JT 610

Bisnis Lion Air turun Drastis Pasca Jatuhnya Pesawat JT 610

Liputan46 – Bisnis Lion Air turun Drastis Pasca Jatuhnya Pesawat JT 610 – Kapten Daniel Putut Kuncoro Adi selaku Managing Director Lion Air Group menyebutkan pihaknya sedang posisi terendah di kancah bisnis penerbangan. Hal itu pascajatuhnya Lion Air JT 610 di Tanjung Karawang pada Senin, 29 Oktober 2018 lalu.
Dampaknya kami sangat sedih, kami sedang dalam posisi yang memang secara bisnis penerbangan dalam posisi yang terendah,” terang Daniel di Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta, Selasa (6/11/2018).

Padahal sebelumnya, pihak Lion Air menanggapi adanya penurunan jumlah penumpang. Bahkan ketika ditanya soal permintaan refund dan reschedule, Lion Air menganggap hal itu normal adanya.
Nyatanya dampak bisnis yang ada harus kami hadapi pasca kejadian yang ada. Di sini, kami berusaha terus bagaimana mengembalikan kepercayaan publik terhadap perusahaan penerbangan Indonesia ini,” Ujarnya.

Bisnis Lion Air turun Drastis Pasca Jatuhnya Pesawat JT 610

Lanjut Daniel, maskapai berlogo singa berwana merah tersebut, terus mencoba untuk mengangkat solidaritas dan semangat karyawan satu sama lain.
Jadi, ini saatnya kami untuk memotivasi kepada seluruh karyawan kami tetap bertahan dan tetap semangat. Kami juga akan mengevaluasi semua training kami, baik itu training awak pesawat, kabin, ground staff dan yang lainnya,” Terangnya.

Diketahui, sampai kini Basarnas Marsekal dan tim SAR Gabungan telah mengevakuasi total 181 jenazah berisi bagian tubuh korban kecelakaan Pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610 pada hari ke-sembilan proses evakuasi. Sampai kini pun, pihak KNKT juga masih mempelajari flight data recorder (FDR), sampai batas waktu yang belum diaturkan.

Kementerian Perhubungan akan melakukan investigasi mendalam bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pasca mulai didapatkan black box pesawat Lion Air JT 610 di Perairan Karawang, Jawa Barat yang jatuh pada Senin 29 Oktober 2018.
Apalagi, KNKT dibantu Australian Transport Safety Bureau (ATSB) berhasil mengunduh Flight Data Recorder (FDR) pesawat Lion Air PK-LQP.
Pihaknya pun sudah melakukan ramp check terhadap pesawat Boeing 737 Max 8 dan special audit ke Lion Air.

Ini upaya yang sangat preventif. Kami sampaikan juga keluarga korban bahwa pada dasarnya rating safety Indonesia itu sudah sangat baik, oleh karenanya kami sudah kabarkan dan secara bersama akan lakukan perbaikan,” Tutupnya.

AGEN CAPSA | BANDARQ ONLINE | BANDAR SAKONG | DOMINOQQ | BANDARQ

Comments

comments

48 thoughts on “Bisnis Lion Air turun Drastis Pasca Jatuhnya Pesawat JT 610

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *