Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Amien Rais Setelah Tangkap Ratna

LIPUTAN

Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Amien Rais Setelah Tangkap Ratna

Liputan46 – Polda Metro Jaya merencanakan pemeriksaan Amien Rais selaku Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Jumat ini. Pemeriksaan Anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tersebut dilakukan setelah polisi menetapkan Ratna Sarumpaet menjadi tersangka menyebarkan berita bohong alias hoaks mengenai penganiayaan.

Bukan cuma menjadi tersangka, Ratna pun sudah ditangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis malam. Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono selaku Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya mengatakan bahwa memang hari ini akan diperiksa.

Argo menuturkan bahwa jadwal pemeriksaan Amien dilakukan pukul 10.00 WIB. Tetapi Argo tidak menjelaskan secara rinci alasan pemeriksaan Amien terkait kasus Ratna. Pemeriksaan mantan Ketua MPR tersebut diduga untuk melengkapi berkas penyidikan kasus penyebaran kabar hoax Ratna. Disinyalir Amien akan dikorek mengenai cerita Ratna kepada dirinya.

Diketahui Amien berjumpa dengan Ratna bersama calon presiden nomor 2 Prabowo Subianto, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, sampai anak Amien, Hanum Rais. Pertemuan dilakukan setelah adanya kabar penganiayaan Ratna mencuat ke publik.

Ratna sampai saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Direkotar Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Mantan anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi tersebut sempat dibawa ke rumahnya sebagai salah satu kepentingan penggeledahan.

Ratna ditetapkan menjadi tersangka dugaan penyebaran berita bohong atas penganiayaan. Ia dijerat dengan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 mengenai Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 jo Pasal 45 Undang-Undang ITE.

Ternyata Ratna tidak mengalami penganiayaan, namun menjalani operasi plastik di RSK Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat tanggal 21 September 2018. Ia mengakui berbohong tentang kabar penganiayaan yang disampaikan beberapa pihak, salah satunya oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Ratna sendiri ditangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, ketika akan terbang ke luar negeri. Ia telah dicegah berpergian ke luar negeri oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM karena merupakan permintaan Polda Metro Jaya.

Seharusnya, Ratna akan pergi ke Chile untuk menghadiri acara International Woman Playwright International Conference 2018 yang dilaksanakan 7 sampai 12 Oktober 2018. Keberangkatan Ratna disponsori Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

AGEN DOMINO | AGEN POKER | BANDAR DOMINO | QIUQIU 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *