Indonesia Tetap Beli Sukhoi Dengan Rusia Walau Dibayangi Sanksi AS

liputan

Indonesia Tetap Beli Sukhoi Dengan Rusia Walau Dibayangi Sanksi AS

Liputan46 – Lyudmila Georgievna Vorobieva selaku Duta Besar Rusia untuk Indonesia menyatakan proses pembelian pesawat Sukhoi antara Rusia dengan Indonesia tetap berjalan walaupun dibayangi sanksi Amerika Serikat.

Vorobieva menuturkan jika kesepakatan pembelian 11 jet Sukhoi SU-35 antara Rusia-Indonesia tetap berlangsung, bahkan telah melakukan penandatanganan kesepakatan.

Walaupun begitu, ia mengatakan belasan jet tempur militer berteknologi canggih tersebut kemungkinan baru diterima Indonesia tahun depan, paling lama sebelum akhir 2019. Kontrak pembelian sendiri sudah ditandatangani. Namun untuk pesawatnya masih harus diproduksi dan membutuhkan waktu untuk selesai.

Bukan cuma itu, Vorobieva memaparkan Indonesia pun membutuhkan waktu untuk melatih sejumlah pilot-pilotnya agar dapat menerbangkan jet-jet tersebut. Ada pula sejumlah detil yang harus difinalisasi antara kedua negara.

Rencana pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) tersebut sudah memicu kekhawatiran jika Jakarta akan terkena imbas embargo Negeri Paman Sam. Seteru Rusia dengan Amerika membuat negara Paman Sam itu sering menjatuhkan sanksi kepada negara-negara yang mempunyai relasi atau kerja sama pertahanan bersama musuh-musuhnya. Sebelumnya, Amerika sudah menjatuhi sanksi untuk China.

Indonesia sempat terkena embargo Amerika. Embargo saat itu dijatuhkan karena Indonesia dianggap melanggar hak asasi manusia dengan menembaki demonstran di Dili, Timor Timur tanggal 12 November 1991. Gedung Putih pun sempat menjatuhkan embargo militer untuk Indonesia dari tahun 1995 hingga 2005. Paman Sam menghentikan penjualan senjata dan suku cadang untuk meremajakan sejumlah pesawat TNI yang dibeli dari mereka.

Tahun 2017 lalu, Presiden Donald Trump memberlakukan Undang-Undang Penerpan Sanksi dalam Melawan Musuh-Musuh AS (Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act/CAATSA). UU itu melegalkan Amerika yang memberlakukan sanksi ekonomi untuk negara-negara yang melakukan bisnis pertahanan serta intelijen dengan Korea Utara, Rusia, dan Iran.

Bulan September silam, China terkena imbas CAATSA karena membeli senjata dari Rusia. Sementara itu, India pun disebut terancam sanksi Amerika karena setuju membeli sistem pertahanan rudal senilai US$5 miliar dari Moskow.

BANDAR Q | BANDAR SAKONGBANDAR DOMINO | QIUQIU 

Comments

comments

8 thoughts on “Indonesia Tetap Beli Sukhoi Dengan Rusia Walau Dibayangi Sanksi AS

  1. I travel all around the world for work, and it used to be really lonely. Now I can go onto Tinder and have a date lined up in a new city before I even get out of the airport!

  2. certainly like your web site but you need to check the spelling on quite a few of your posts. A number of them are rife with spelling problems and I find it very troublesome to tell the truth nevertheless I will definitely come back again.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *