Vietnam Umumkan Hari Berkabung Atas Meninggalnya Presiden Quang

Vietnam Umumkan Hari Berkabung Atas Meninggalnya Presiden Quang

Vietnam Umumkan Hari Berkabung Atas Meninggalnya Presiden Quang

Liputan46 – Pemerintah Vietnam menyatakan segera mengadakan upacara pemakaman dan menetapkan hari berkabung nasional selama dua hari karena kepergian mendiang Presiden Tran Dai Quang yang telah meninggal hari Jumat kemarin dalam usia 61 tahun.

Bendera Vietnam nantinya dikibarkan setengah tiang dan tempat bisnis hiburan akan libur selama dua hari mulai tanggal 26 September. Pada tanggal tersebut, jenazah Quang akan disemayamkan di Hanoi sebelum dikremasi di kampung halamannya pada Provinsi Ninh Binh.

Pernyataan Partai Komunis Vietnam menyatakan bahwa kepergiannya merupakan kehilangan terbesar untuk partai, negara, dan bangsa. Pada pernyataan tersebut, partai pun mengatakan bahwa prosesi pemakaman akan disiarkan secara langsung.

Sejumlah ungkapan duka berdatangan dari beberapa pemimpin dunia lintas geopolitik, beberapa di antaranya yakni Pemerintah Kuba menyatakan akan menetapkan hari berkabung serta Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa mendiang merupakan teman baik untuk Amerika.

Pemimpin Kamboja serta China pun telah mengirimkan ungkapan bela sungkawa walau selama masa kepemimpinan Quang dari tahun 2016, negaranya dengan China sering bersitegang karena batas negara di Laut China Selatan.

Penyebab kematian Quang dikatakan oleh beberapa media lokal menjadi virus langka walaupun pemerintah tidak menyatakan dengan detail mengenai kabar tersebut.

Dang Thi Ngoc Thinh selaku Wakil Presiden akan mengambil alih posisi kepala negara dan juga menjadi wanita pertama dalam posisi tersebut di Vietnam. Tetapi Thinh mesti menunggu terlebih dahulu keputusan dewan sampai tanggal yang belum dapat ditentukan.

Quang adalah mantan kepala polisi dan pendukung kuat partai komunis. Ia menghabiskan lebih dari empat dekade menjadi pejabat intelijen. Ia pun menjadi anggota politbiro yakni bagian dari partai komunis yang mengurus dan memutuskan masalah politik dan mempunyai reputasi yang kuat dan berpengaruh dalam lingkaran partai komunis.

Walaupun begitu, beberapa analis menyatakan kematiannya tidak akan mengguncang keadaan politik negara satu partai tersebut dan beberapa kelompok pembela hak asasi manusia menyatakan warisan Quang hanyalah penindasan.

Namun sejumlah kota di kampung halaman sang mendiang menyatakan akan mengenang Quang dengan mendalam. Biksu Thich Minh Tong di pagoda Dong Duc, distrik Ninh Binh menyatakan jika sosok Quang sempat datang dan ramah kepada siapa saja.

Beberapa umat Budha sudah mengadakan upacara doa sepanjang akhir pekan, termasuk mengadakan pertemuan ratusan biksu yang membungkuk di hadapan potret Quang yang dilakukan di pagoda Ho Chi Minh City, Minggu kemarin.

AGEN DOMINO | AGEN POKER | BANDAR DOMINO | QIUQIU 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *