Polisi Habiskan Nyawa Dua Perampok Di Kantor Staf Presiden

Polisi Habiskan Nyawa Dua Perampok Di Kantor Staf Presiden

Polisi Habiskan Nyawa Dua Perampok Di Kantor Staf Presiden

Liputan46 – Anggota Polda Metro Jaya menghabiskan nyawa dua pelaku terkait pencurian barang milik tenaga ahli Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Armedya Dewangga. Pelaku mencoba merebut senjata yang di pegang petugas,” Ujar Nico Afinta selaku Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi di Jakarta, Minggu (8/7/2018).

Kombes Nico menceritakan, kedua pelaku itu antara lain Ramalia alias Ramli, mempunyai peran sebagai pencuri dan Heru Astanto menjadi penadah barang curian. Selain itu, polisi juga berhasil menemukan tersangka Hardiwahidin alias Toing, Dani Setiawan, Abdul, Achmad Mahmudi dan Ade Junaidi.

Nico menceritakan, petugas mengambil tindakan cepat dan tegas terhadap kawanan penjahat jalanan itu lantaran berusaha melawan petugas saat terjadinya penangkapan. Petugas juga melumpuhkan tiga pelaku lainnya pada bagian kaki karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap.

Dia menyebutkan, Ramalia merupakan pelaku sekaligus kapten komplotan yang pertama kali ditahan. Namun saat ditangkap, Ramalia mencoba merebut senjata yang di pegang polisi sehingga dikenakan tindakan tegas dan cepat. Sebagai kepala dari komplotan Ramalia ini bertindak sebagai pencari target. Setelah target didapat pelaku lain akan bergerak menjalankan aksinya,” Terang Nico.

Setelah berhasil menjatuhkan Ramalia, polisi menjalankan pengembangan dan menangkap pelaku lainnya bernama Suhemi, Komar, Dany, dan Ahmad sebagai bagian dari eksekutor. Saat sudah diamankan, para pelaku berusaha melarikan diri sehingga polisi kembali mengeluarkan tembakan mengenai kaki para pelaku. Ada satu pelaku lagi bernama Buyung yang masih dalam pengejaran kami. Jadi total sudah terdapat enam pelaku dan ada lima yang sudah kami tahan,” jelas Nico.

Setelah dilakukan pengembangan kembali. Polisi kembali menahan Ade Junaidi dan Heru Astanto sebagai penadah.Saat diamankan, Heru juga mencoba melawan sehingga juga didor polisi. Saat perjalanan menuju rumah sakit, Heru tewas. Beberapa barang berharga seperti laptop, uang dan surat penting yang berhasil dibawa kabur pelaku, kemudian Armedya mengabarkan ke Polsek Metro Taman Sari. Armedya juga kehilangan tas, laptop, perangkat keras (hardisk), pin Sekretariat Militer kepunyaan Istana Kepresidenan, kartu nama Kantor Staf kepresidenan dan juga uang tunai Rp3,3 juta.

Polisi Habiskan Nyawa Dua Perampok Di Kantor Staf Presiden

BANDARQ | DOMINO QQ ONLINE  | BANDARQ TERPERCAYA | SAKONG ONLINE

Comments

comments

2 thoughts on “Polisi Habiskan Nyawa Dua Perampok Di Kantor Staf Presiden

  1. Didn’t believe when I first started, but after my 1st payout realized, that I won’t be doing any other job. Have a look yourself: http://bit.ly/2ODt2Tt – watch video, register for free, then go to your affiliate section and start making 30 commission on all products. Best for people looking to earn around $2500-$3000/month.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *