Myanmar Melarang Menteri dan Parlemen Shan Berkunjung ke Indonesia

Myanmar Melarang Menteri dan Parlemen Shan Berkunjung ke Indonesia

Myanmar Melarang Menteri dan Parlemen Shan Berkunjung ke Indonesia

Liputan46 – Win Myint selaku Presiden Myanmar diketahui telah melarang beberapa menteri negara bagian Shan serta anggota parlemen yang akan belajar ketahanan pangan di Indonesia. Larangan tersebut menjadikan mereka bingung sebab sebagian telah diizinkan berangkat ke Indonesia.

Dilansir oleh situs berita Radio Free Asia, Sekolah Politik Myanmar (MySoP) merencanakan tiga menteri serta tujuh anggota parlemen dari negara bagian Shan dengan 16 lainnya dari 12 partai politik agar dapat berkunjung ke Indonesia tanggal 3 sampai 8 Juni.

Sekolah tersebut merupakan program dengan Institut Belanda untuk Demokrasi Multipartai (NIMD) serta Partai Politik Finlandia untuk Demokrasi (Demo Finlandia). Tujuannya yakni memperkuat peran demokratis para politikus maupun partai politik pada tingkat regional dan negara bagian di Myanmar serta untuk meningkatkan dialog multi-pihak.

Pelajaran yang didapatkan mulai dari retreat tiap hari, serta sesi akhir pekan mengenai teori politik, menulis pidato, debat, penyusunan kebijakan, serta sejumlah isu spesifik di kawasan dan negara bagian. MySoP sudah bekerja sama terhadap banyak politikus dan partai politik di lima negara bagian dan wilayah timur Myanmar. Salah satunya negara bagian Shan dari tahun 2014.

Tetapi pengumumkan oleh Kantor Win Myint hari Senin bahwa telah melarang para menteri dan anggota parlemen dari negara bagian Shan untuk pergi ke Indonesia dengan alasan yang tak jelas. Anggota parlemen Nyi Nat dari Kota Matman di Wilayah Khusus Wa negara bagian Shan utara menyatakan jika ia langsung pulang ke Kota Lashio usai mengetahui tidak boleh pergi.

Keputusan secara mendadak yang telah membatalkan rencana perjalanan tersebut menjadikan mereka berspekulasi. Sai Hseng Tip Long selaku Menteri Keuangan negara bagian Shan menjelaskan jika ia tidak tahu alasan tepatnya, namun sepertinya terdapat sejumlah alasan sehingga pihaknya dilarang bepergian, layaknya berhubungan dengan orang-orang dari Indonesia tentang aplikasi perjalanan dan visa untuk perjalanan tersebut.

Ia juga menuturkan bahwa ada kemungkinan terdapat kesalahan untuk prosedur perjalanan tersebut, maka sebabnya mereka pun dilarang, ucap Menteri Keuangan negara bagian Shan. Kantor berita Radia Free Asia sampai kini belum dapat menghubungi presiden yang akan dimintai komentarnya.

BANDARQ ONLINE | BANDAR Q | BANDAR SAKONG | DOMINOQQ    

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *