Malaysia Kecam Bom Surabaya dan Minta Warganya Lebih Waspada

Malaysia Kecam Bom Surabaya dan Minta Warganya Lebih Waspada

Malaysia Kecam Bom Surabaya dan Minta Warganya Lebih Waspada

Liputan46 – Pemerintah Malaysia mengecam keras berbagai serangan teror bom yang menyerang Surabaya hari Minggu dan Senin kemarin serta meminta warganya yang ada di Indonesia agar tetap waspada.

Pernyataan Kementerian Luar Negeri Malaysia sebelumnya menyatakan bahwa Malaysia mengecam keras serangkaian teror bom yang menyerang tiga gereja serta sebuah apartemen di Surabaya tanggal 13 Mei 2018, serta serangan bom di gerbang markas kepolisian Surabaya pada 14 Mei 2018.

Dalam pernyataan itu, Kuala Lumpur juga turut mengungkapkan duka cita dan belasungkawa bagi pemerintah dan warga Indonesia, khususnya keluarga korban teror. Dari perkembangan terkini, kepolisian Jawa Timur menyatakan terdapat 28 orang tewas termasuk pula para terduga pelaku dan 57 lainnya terluka.

Rangkaian teror bom di Surabaya awalnya terjadi hari Minggu pagi, saat sebuah ledakan mengguncang Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela pada pukul 07.30 WIB. Hanya selang lima menit, bom kedua meledak di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya, kemudian terjadi ledakan ketiga di Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro.

Pihak kepolisian menuturkan, pelaku ketiga serangan tersebut merupakan satu keluarga yang terdiri dari pasangan orang tua serta empat anaknya. Saat malam hari, sebuah ledakan terjadi di Rusunawa Wonocoli, Sidoarjo. Kepolisian menduga ledakan tersebut masih terkait dengan bom di tiga gereja sebelumnya.

Penyelidikan belum terselesaikan, serangan kembali terjadi di depan Mapolrestabes Surabaya hari Senin kemarin pada pukul 07.50 WIB. Pelaku diduga pun masih satu keluarga. Paa pernyataannya, Kemlu Malaysia turut mengimbau untuk semua warganya yang akan atau sedang berada di Indonesia, khususnya Surabaya, agar lebih waspada.

Kuala Lumpur pun meminta warganya di Indonesia agar dapat mengikuti seluruh instruksi otoritas lokal mengenai keamanan dan tetap memantau perkembangan situasi dari pihak berwenang dan media lokal. Kemlu Malaysia pun akan mengonfirmasi jika sejauh ini tidak terdapat warga Malaysia yang menjadi korban teror. Kedutaan besar Malaysia di Jakarta juga tetap berkoordinasi pada otoritas Indonesia dan memantau ketat perkembangan situasi kondisi terkini.

Serangkaian teror selama dua hari terakhir tersebut adalah yang paling mematikan di Indonesia sejak beberapa tahun belakangan. Dunia internasional langsung mengecam serangan teror yang menyerang kota kedua terbesar di Indonesia tersebut. Bukan hanya Malaysia, Australia, Singapura, Taiwan, Amerika Serikat, Inggris, sampai Iran sudah lebih dulu menyatakan kecaman mereka atas aksi terorisme yang melanda beberapa gereja di Surabaya dan sejumlah lokasi lainnya tersebut.

Beberapa organisasi internasional misalnya Uni Eropa, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), dan DK PBB pun turut mengecam teror bom di Surabaya.

BANDARQ ONLINE | BANDAR Q | BANDAR SAKONG | DOMINOQQ    

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *