YouTube Akan Menempel Laman Wikipedia Untuk Meminimalisir Hoaks

YouTube Akan Menempel Laman Wikipedia Untuk Meminimalisir Hoaks

YouTube Akan Menempel Laman Wikipedia Untuk Meminimalisir Hoaks

Liputan46 – Teori konspirasi yang cukup banyak berkeliaran akhirnya membuat YouTube mengambil cara drastis. Untuk jalan keluarnya, anak perusahaan Google tersebut akan menampilkan kotak teks pada Wikipedia untuk semua video teori konspirasi.

Nantinya kotak teks oleh Wikipedia pada semua video bernada konspirasi tersebut dapat menjadi rujukan informasi tambahan untuk audiens. Tujuannya tidak lain supaya audiens mereka tidak dengan mentah-mentah menelan informasi oleh video yang mereka tonton. Perubahan tersebut diungkapkan oleh Susan Wojcicki selaku CEO YouTube pada ajang South by Southwest (SXSW).

Gagasan itupun diberikan pujian. Whitney Phillips selaku profesor di Mercer University mengakui cara yang diambil YouTube sangat tepat. Tetapi terdapat celah dari gagasan YouTube itu. Phillips melihat artikel Wikipedia kurang cukup kuat dijadikan rujukan dalam melawan teori konspirasi. Profesor yang mempelajari kultur digital serta perundungan daring tersebut khawatir laman Wikipedia yang digunakan justru telah disunting oleh para penggemar teori konspirasi.

Diketahui bahwa Wikipedia merupakan wadah berbagi informasi yang cukup bebas digunakan, disunting, atau diunggah oleh siapa pun. Ia sendiri tidak yakin proses penyuntingan atau moderasi di Wikipedia terbebas oleh berbagai upaya manipulasi yang sudah terencana dan tersasar.

Di sisi lain, Wikipedia yang akan digandeng oleh YouTube justru menyanggah memiliki rencana kerja sama. Melalui akun resmi Wikimedia yang merupakan yayasan yang menaungi Wikipedia, mereka menulis pernyataan resmi bahwa Wikipedia maupun Wikimedia Foundation tidak menjalin kemitraan resmi bersama YouTube.

YouTube mengatakan jika penggunaan lama Wikipedia dalam video mereka memang bukan kerja sama resmi dan cuma bagian oleh usaha mereka yang cukup besar untuk memberantas hoaks. Jika dibandingkan Facebook, langkah yang diambil oleh YouTube tersebut tergolong ringan untuk melawan hoaks dan teori konspirasi. Facebook telah lama mengumumkan kerja samanya bersama lembaga pemeriksa fakta dalam memeriksa keabsahan informasi yang beredar.

Meskipun demikian cara yang diambil YouTube dikatakan ada baiknya daripada Facebook. Rob Brotherton selaku profesor psikologi dari Barnard College, menilai pendekatan YouTube yang cukup ringan ini justru dapat menjangkau semakin banyak orang dibandingkan langkah drastis yang digunakan Facebook.

Pendekatan Facebook sendiri akan mengundang spekulasi dari sejumlah orang yang mempertanyakan narasi pada arus utama, dan pemeriksa fakta tidak dapat terlepas dari tuduhan bias, ucap Brotherton. Aksi YouTube juga menjadi bagian dari usaha mereka dalam mendiskreditkan hoaks. Karena YouTube tergolong sebagai sebuah platform yang memiliki banyak konten hoaks di dalamnya. Kritik juga terus berdatangan dari keadaan tersebut.

Semua wacana tersebut telah mengemuka dari kasus penembakan di sekolah Florida, AS, beberapa waktu lalu. Tidak lama insiden tersebut diketahui publik, berkembanglah teori konspirasi tentang David Hogg yang selamat melalui penembakan massal tersebut. Teori konspirasi tersebut telah menuduh Hogg justru merupakan dalang dari penembakan massal. Teori tersebut sangat populer hingga menjadi topik populer di YouTube.

ADUQ ONLINE | AGEN TERPERCAYA  | JUDI ONLINE | DOMINO QQ ONLINE

Comments

comments

6 thoughts on “YouTube Akan Menempel Laman Wikipedia Untuk Meminimalisir Hoaks

  1. Hey there, You have done an excellent job. I will definitely digg it and individually recommend to my friends. I’m confident they’ll be benefited from this web site.

  2. wonderful issues altogether, you just received a brand new reader. What may you recommend in regards to your put up that you made some days ago? Any positive?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *