Aceh Dan Biak Direncanakan Jadi Kawasan Industri Penerbangan

Aceh Dan Biak Direncanakan Jadi Kawasan Industri Penerbangan

Aceh Dan Biak Direncanakan Jadi Kawasan Industri Penerbangan

Liputan46 –  Pemerintah saat ini sedang melirik sejumlah kawasan yang akan dijadikan sebagai kawasan industri penerbangan terpadu (aerospace park), usai memberikan izin dibangunnya kawasan serupa di Bintan, Kepulauan Riau. Sejumlah lokasi yang sedang dipertimbangkan seperti Makassar, Kertajati, Aceh, dan Biak.

Rini Soemarno selaku Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan bahwa pemerintah saat ini sedang mempertimbangkan Aceh, Makassar, dan Biak sebab kriterianya sangat cocok dijadikan sebagai kawasan industri.

Untuk Aceh, memiliki lahan yang cukup besar. Selain itu, Aceh juga dekat dengan Bangladesh dan India. Hal tersebut dapat memudahkan dalam menggarap pasar, ucap Rini saat perhelatan Singapore Airshow 2018. Sementara untuk Makassar dan Biak, cukup potensial dalam mengembangkan industri pemeliharaan (Maintenance, Repair, and Overhaul/MRO) bagi pesawat. Dengan begitu maka pusat industri penerbangan serta pemeliharaannya pun berada pada garis-garis terluar Indonesia.

Di sisi lain, I Gusti Putu Suryawirawan selaku Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian menyatakan, Kertajati pun merupakan pertimbangan pemerintah, karena saat ini sedang dibangun bandar udara internasional.

Hal tersebut pun berdasarkan inisiatif oleh pemerintah Jawa Barat, agar dapat menjadikan Kertajati bukan hanya sebagai titik bandara baru, namun juga dapat disertai dengan industri pendukungnya. Meskipun begitu, Putu mengatakan jika penentuan lokasi baru sebagai kawasan industri penerbangan terpadu hingga kini terus dikaji oleh pemerintah.

Diketahui bahwa baru Bintan yang sudah diberikan izin untuk membangun kawasan industri tersebut. Persiapan untuk membangun infrastruktur sampai masuknya pelaku industri ke lokasi tersebut telah diperkirakan akan rampung tahun 2021 yang akan datang.

Berkembangnya kawasan industri penerbangan terpadu yang akan dilakukan oleh pemerintah yakni dalam mendorong pertumbuhan industri untuk menunjang penerbangan, contohnya adalah pemeliharaan serta komponen pesawat. Industri itu diharapkan akan tumbuh sebaik pertumbuhan jumlah penumpang yang sudah mencapai 10 persen dibandingkan tahun lalu. Pada tahun lalu, industri komponen pesawat cuma tumbuh 5 persen saja.

Rencana tersebut diharapkan juga dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan agar menjadikan Indonesia lebih maju dan tak ketinggalan dengan negara-negara tetangga dalam hal penerbangan.

BANDAR Q | BANDAR SAKONG | DOMINOQQ

Comments

comments

6 thoughts on “Aceh Dan Biak Direncanakan Jadi Kawasan Industri Penerbangan

  1. I got what you mean, thanks for posting. Woh I am delighted to find this website through google.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *