Dubes AS Untuk Panama Tak Mau Mengabdi Pada Trump

Dubes AS Untuk Panama Tak Mau Mengabdi Pada Trump

Dubes AS Untuk Panama Tak Mau Mengabdi Pada Trump

Liputan46 –  John Feeley yang merupakan seorang Duta Besar Amerika Serikat untuk Panama belakangan ini memilih untuk mengundurkan diri dengan alasan tidak bisa lagi mengabdi terhadap Presiden Donald Trump. Feeley merupakan seorang diplomat karir senior serta mantan pilot helikopter angkatan laut tersebut sudah memberitahukan rencana pengunduran dirinya pada Departemen Luar Negeri AS tanggal 27 Desember 2017 lalu.

Sebagai salah satu staf dinas luar negeri yang masih junior, ia telah menandatangani sumpah agar terus tetap setia dalam melayani presiden beserta pemerintahannya tanpa berpolitik, bahkan walaupun ia mungkin tidak setuju atas sejumlah kebijakan tertentu, ucap Feeley, melalui sebuah petikan surat pengunduran dirinya hari Jumat lalu.

Beberapa instrukturnya juga sudah menjelaskan jika ia tidak melakukannya maka akan menjadi sebuah kehormatan untuknya agar dapat mengundurkan diri, dan ia merasa jika saat ini merupakan waktu yang tepat. Sementara itu, Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika juga telah membenarkan jika Dubes Feeley telah mundur.

Jubir tersebut menyatakan jika Feeley sudah memberi tahu Gedung Putih, Departemen Luar Negeri serta Pemerintah Panama mengenai keputusannya yang akan mengundurkan diri sebab adanya sebuah alasan pribadi, terhitung mulai tanggal 9 Maret tahun ini. Steve Goldstein selaku Wakil Menteri Luar Negeri menuturkan jika pengunduran diri Feely tidak ada kaitannya dengan dugaan menggunakan kata shithole atau lubang kotoran oleh Trump.

Presiden Amerika tersebut sebelumnya pada sebuah pertemuan hari Kamis diduga mengucapkan kata shithole ketika menyebut Haiti dan sejumlah negara Afrika. Trump sendiri membantah memakai kata tersebut. Saat berbicara kepada para awak media, Goldstein menyatakan ia telah mengetahui rencana pengunduran diri Feely 24 jam sebelumnya, sebelum Trump yang diduga menggunakan kata tersebut dalam menyebut sejumlah negara asal imigran ilegal.

Goldstein menjelaskan, dari pemahamannya, Duta Besar untuk Panama itu mengundurkan diri karena adanya sebuah alasan pribadi. Seluruh manusia memiliki batas yang tidak dapat mereka langgar. Bila sang duta besar merasa sudah tidak dapat lagi menjalankan tugasnya, maka ia telah membuat sebuah keputusan yang benar dan pihaknya tetap menghormati keputusan tersebut.

BANDAR Q | BANDAR SAKONG | DOMINOQQ

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *