Bandara Bali Ditutup 3 Hari Dan Sektor Wisata Rugi Rp 206 M

Bandara Bali Ditutup 3 Hari Dan Sektor Wisata Rugi Rp 206 M

Bandara Bali Ditutup 3 Hari Dan Sektor Wisata Rugi Rp 206 M

Liputan46 –  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menuturkan jika jumlah kerugian pada sektor pariwisata karena ditutupnya Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, karena erupsi Gunung Agung mencapai angka Rp209 miliar. Kerugian tersebut juga termasuk yang ditanggung oleh sejumlah pihak perhotelan.

Untuk kerugian sektor pariwisata dampak ditutupnya Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai selama tiga hari mencapai Rp209 miliar, ucap Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB saat dijumpai di Graha BNPB, Jakarta, Selasa. Sutopo menyatakan, nilai kerugian tersebut dari hasil perhitungan yang dilakukan melalui kantor perwakilan Bank Indonesia Denpasar, Bali.

Kerugian tersebut karena dibatalkannya kedatangan sekitar 44.000 turis mancanegara. Nyatanya wisatawan mancanegara itu mempunyai tingkat rata-rata belanja sebesar Rp 1,3 juta per orang tiap hari. Kemudian kerugian juga datang karena batalnya turis domestik sekitar 44.000 orang yang potensi belanjanya sebesar Rp520.000 orang tiap hari.

Tingkat penghunian hotel juga anjlok sekitar 10 persen dari total seluruh kapasitas kamar. Rugi mencapai Rp 11,5 miliar dari dibatalkannya 11.013 kamar pada 44 hotel maupun vila. Kerugian pada sektor pariwisata ini pun dipengaruhi karena dipindahkannya acara Bali Democracy Forum (BDF) dari Nusa Dua Bali menuju BSB Banten.

Meskipun begitu, Sutopo menuturkan jika Bali akan aman untuk wisatawan. Pasalnya daerah bahaya erupsi Gunung Agung hanya di radius 8-10 kilometer dari puncak gunung. Wilayah di luar radius itu dikatakan aman untuk beriwisata. Salah satunya adalah wisata erupsi Gunung Agung itu sendiri. Bagi turis asing maupun lokal banyak yang menikmati letusan, tidak seluruh negara mempunyai gunung berapi. Bali tetap aman untuk berwisata, tambahnya.

Kini Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai telah beroperasi dengan normal. Walaupun begitu, setidaknya terdapat 56 jadwal penerbangan domestik maupun internasional dari dan menuju Bali yang dibatalkan dari beberapa maskpai penerbangan. Pembatalan jadwal penerbangan itu seperti 15 jadwal kedatangan serta sembilan keberangkatan domestik, dan 17 kedatangan serta 15 keberangkatan internasional.

Pihaknya telah memastikan bahwa Bali aman, bandara beroperasi dengan normal dan pemerintah siap membangun sejumlah rencana kedaruratan. Walaupun ada maskapai yang membatalkan jadwal keberangkatan dan hal itu menjadi kewenangan dari setiap maskapai.

AGEN DOMINO | BANDARQ | ADUQ ONLINE

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *