Setnov Tak Hadiri Pemeriksaan KPK Karena Ke Kupang

Setnov Tak Hadiri Pemeriksaan KPK Karena Ke Kupang

Setnov Tak Hadiri Pemeriksaan KPK Karena Ke Kupang

Liputan46 –  Setya Novanto selaku Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sudah dipastikan tidak akan hadir dalam pemeriksaan dirinya sebagai saksi pada kasus korupsi mega proyek pengadaan e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Yahya Zaini selaku Kabid Legislatif Eksekutif Partai Golkar menyatakan bahwa tidak hadirnya Novanto karena saat ini tengah melakukan kunjungan kerja ke Kupang.

Ia menuturkan bahwa kunjungan kerja itu adalah tugasnya yang merupakan anggota DPR dimana mewakili daerah pemilihan (dapil) di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kunjungan kerja Novanto juga digelar selama dua hari. Yahya mengatakan bahwa kunjungan kerja itu adalah kegiatan rutin dari para anggota DPR. Apalagi kini DPR sedang reses. Ia pun menuturkan tidak tahu jika hari ini Novanto diberikan surat panggilan oleh KPK.

Sebelumnya, Fredrich Yunadi selaku pengacara Setya Novanto menyatakan tengah menanti konfirmasi melalui Setya Novanto mengenai kehadirannya di KPK. Ia pun tidak mau berkomentar lebih jauh menegnai saran hukum untuk pemeriksaan dari KPK. KPK menjadwalkan pemanggilan Novanto, hari Senin ini karena akan diperiksa sebagai saksi untuk kasus korupsi mega proyek pengadaan e-KTP.

Novanto sendiri akan dimintai keterangan agar dapat melengkapi seluruh berkas pemeriksaan atas tersangka Anang Sugiana Sudihardjo selaku Direktur Utama PT Quadra Solution. Sebelumnya surat panggilan dari KPK telah disampaikan agar dapat hadir sesuai jadwal pemeriksaan untuk menjadi saksi bagi tersangka ASS (Anang Sugiana Sudihardjo) hari Senin, ucap Febri Diansyah selaku juru bicara KPK.

Novanto sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka kedua kalinya dalam dugaan korupsi mega proyek e-KTP hari Jumat kemarin dan merupakan kali kedua Novanto ditetapkan sebagai tersangka dimana sebelumnya gugur saat digelarnya sidang praperadilan pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dikatakan bahwa ditetapkannya Novanto sebagai tersangka kembali nantinya berdampak ke Partai Golkar yang ia pimpin. Efeknya juga dapat berupa tidak maunya masyarakat dalam memilih partai itu dan kemudian bisa menyebabkan kemunduran pendapatan suara pada Pemilu 2019 mendatang. Apalagi KPK telah dua kali menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus korupsi mega proyek e-KTP yang telah merugikan negara sebanyak Rp 2,3 triliun.

QIUQIU  | SAKONG ONLINE | DOMINO QQ ONLINE

Comments

comments

One thought on “Setnov Tak Hadiri Pemeriksaan KPK Karena Ke Kupang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *