Sindikat Pengedar Uang Palsu Bangkalan Beredar Di 6 Provinsi

Sindikat Pengedar Uang Palsu Bangkalan Beredar Di 6 Provinsi

Sindikat Pengedar Uang Palsu Bangkalan Beredar Di 6 Provinsi

Liputan46 – Baru-baru ini pihak dari Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Polri menemukan sindikat adanya peredaran serta pembuatan uang palsu pada Bangkalan, Jawa Timur. Ada enam tersangka yang telah ditangkap. Brigadir Jenderal Agung Setya selaku Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim menyatakan bahwa seluruh uang palsu yang sudah diproduksi sindikat tersebut telah beredar pada enam provinsi.

Untuk enam provinsi tersebut yakni Bali, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Banten, Kalimantan Barat dan Jawa Barat. Untuk masing-masing Provinsi, telah ditemukan sejumlah uang palsu dengan jumlah berbeda-beda. Agung mengaku bahwa masih terdapat pihak lain selain sindikat uang palsu dari Bangkalan ini. Mereka juga telah diduga berperan sebagai para pengedar

Sebelumnya, pihak dari Dittipideksus Bareskrim telah menangkap salah satu residivis dalam peredaran uang palsu dengan inisial GK dan I. Keduanya sebelumnya ditangkap atas tindak pidana kejahatan mata uang yakni membuat dan meniru serta menyimpan uang palsu dengan pecahan Rp100 ribu. I ditangkap ketika bersembunyi pada sebuah gua yang ada di Taman Nasional Baluran, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur hari Sabtu. I ditemukan sedang bersembunyi dalam gua setelah mendapat arahan dari seorang dukun.

Pihak penyidik juga telah menangkap dua orang dengan inisal M dan S pada Kecamatan Jatiwangi. Dari keduanya, polisi sempat mengamankan sebanyak 310 lembar uang palsu dengan pecahan Rp100 ribu. Ia mengatakan bahwa M adalah seorang residivis untuk uang palsu. Nantinya polisi akan melakukan pengembangan setelah menangkap satu wanita dengan inisial R yang adalah istri dari I pada Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur pada Kamis kemarin.

Dari R, polisi mendapatkan tiga lembar uang palsu dengan pecahan Rp100 ribu serta sejumlah alat yang diduga telah digunakan sebagai alat uang palsu, yakni berbagai alat sablon, tinta, serta cat. Satu hari kemudian polisi kembali menangkap seorang pria bernisial T dimana diduga membantu I saat membuat uang palsu di Bangkalan. Kemudian polisi menangkap I dan dilanjutkan dengan penangkapan seorang pria bernisial AR di Stasiun Kereta Api Cirebon, Jawa Barat

Seluruh tersangka dapat dijerat dengan Pasal 36 dan 37 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 mengenai Mata Uang. Polisi pun berpotensi untuk menjerat mereka dengan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 mengenai Pencucian Uang.

ADUQ ONLINE | JUDI ONLINE | DOMINO QQ ONLINE | DOMINO KIU

Comments

comments

7 thoughts on “Sindikat Pengedar Uang Palsu Bangkalan Beredar Di 6 Provinsi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *