Pemprov DKI Pastikan OK Otrip Bisa Berjalan Tahun 2017

Pemprov DKI Pastikan OK Otrip Bisa Berjalan Tahun 2017

Pemprov DKI Pastikan OK Otrip Bisa Berjalan Tahun 2017

Liputan46 –  Tuty Kusumawati yang merupakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) akhirnya telah memastikan bahwa program OK Otrip (One Karcis One Trip) dapat segera dijalankan saat pelantikan Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Program OK Otrip adalah sebuah janji dari Anies dan Sandiaga yang pada hari ini akan dilantik oleh Presiden Joko Widodo.

Tuty saat dijumpai di Balai Kota DKI Jakarta mengatakan bahwa OK Otrip telah dapat dijalankan karena nomenklatur OK Otrip sudah ada di rincian di Transjakarta, dan belanja juga tidak langsung. Tuty pun menambahkan bahwa OK Otrip merupakan sebuah bagian dari obligasi layanan publik (public service obligation/PSO) yakni subsidi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan telah tercantum pada anggaran penerimaan serta belanja daerah perubahan (APBDP) tahun 2017 yang telah disahkan awal Oktober kemarin.

Dengan adanya program OK Otrip dari Anies-Sandi akan menjanjikan integrasi atas semua moda transportasi dan dapat dinikmati dengan tarif Rp5.000 dalam satu tujuan perjalanan. Bukan hanya mengintegrasikan untuk pembayaran karcis bus Transjakarta saja namun angkutan lain layaknya angkutan kota (Angkot) maupun bus feeder dapat menjadi kesatuan. Tuty pun menambahkan bahwa integrasi tersebut baru dapat dijalankan dengan moda transportasi dengan jalur darat yang konsepnya telah matang.

Untuk transportasi dengan jalur laut masih harus dibahas dengan Dinas Perhubungan Pemprov DKI. Dalam era pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai Gubernur DKI, ia telah menyiapkan subsidi untuk penumpang Transjakarta yakni sebesar Rp3,1 triliun dan APBD anggaran tahun 2017. Tetapi Transjakarta meminta adanya pengurangan subsidi sampai total sekitar Rp1,9 triliun di APBD-P 2017.

Meskipun telah mencakup OK Otrip, total dari PSO justru akan diefisiensikan oleh Transjakarta dari Rp 3,1 triliun dan saat ini tinggal Rp1,9 triliun karena Transjakarta dapat melakukan efisiensi. Bukan hanya OK Otrip, nantinya program OKE OCE (One Kecamatan One Centre of Entrepreneurship) pun dapat dijalankan karena akan masuk dalam APBDP tahun 2017. Program tersebut merupakan sebuah pendampingan kewirausahaan untuk warga pada tingkat kecamatan.

QIUQIU | AGEN QQ | DOMINO KIU

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *