Menhub Revisi 3 Hal Soal Aturan Untuk Taksi Online

Menhub Revisi 3 Hal Soal Aturan Untuk Taksi Online

Menhub Revisi 3 Hal Soal Aturan Untuk Taksi Online

Liputan46 –  Budi Karya Soemadi selaku Menteri Perhubungan mengatakan bila adanya aturan baru mengenai taksi online tidak dapat terlalu berbeda dibandingkan yang sudah terbit sebelumnya. Ia menyatakan bahwa kini pihaknya hanya merevisi pada beberapa bagian saja. Dan kini hal tersebut sedang digodok dan coba untuk sosialisasikan dulu.

Ia juga memastikan terkait adanya aturan baru mengenai taksi online akan terbit pada akhir bulan ini. Aturan tersebut juga dipastikan segera diterapkan pada 1 November mendatang. Sementara Sugihardjo selaku Sekretaris Jendral Kementerian Perhubungan menjelaskan bahwa sebelum aturan baru tersebut keluar aturan lama yang sudah dianulis oleh MA masih berlaku serta dapat dipakai untuk panduan di daerah.

Sugiharjo pun memaparkan sejumlah perubahan pada Permen No.26 tahun 2017 mengenai Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaran Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek tersebut. Terdapat tiga hal yang akan direvisi, yakni mengenai kepemilikan dari STNK dan BPKB, mesti memiliki asuransi, serta ada penyesuaian tarif dan kuota.

Mengenai kepemilikan dari Surat Tanda Nomor Kendaraan serta Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), Kemenhub pun akan memperbolehkan keduanya atas nama pribadi. Para penyedia dari aplikasi jasa taksi online mesti menyiapkan asuransi kepada pengemudi serta pengguna. Dan yang paling krusial oleh polemik taksi online mengenai tarif dan kuota. Sugihardjo mengatakan bahwa keduanya penting agar dapat terjadi persaingan usaha secara sehat.

Karena bila tidak begitu maka dapat mematikan yang lainnya. Untuk pelaksanaan teknisnya mengenai penentuan tarif dan kuota, baru dapat ditentukan oleh lembaga pemberi izin. Tarif itu sepenuhnya dapat diatur oleh Dinas Perhubungan pada daerah masing-masing.

Tetapi bila daerah nantinya pusing dalam menentukan kuota, dapat meminta bimbingan dari pemerintah pusat. Dan untuk tarif, pemerintah pusat tetap menentukan besaran dari tarif batas atas serta batas bawah yang akan didahului oleh rekomendasi maupun permintaan dari pemerintah di daerah.

Budi menjelaskan bila pihaknya kini akan langsung mengadakan sosialisasi mengenai aturan baru atas taksi online tersebut pada Jumat depan. Aturan baru tersebut adalah pengganti dari Peraturan yang sudah ada sebelumnya. Aturan baru dibuat agar adanya taksi online dapat terkendali serta tidak sampai menimbulkan kericuhan pada lapangan kedepannya.

QIUQIU  | SAKONG ONLINE| DOMINO QQ ONLINE

Comments

comments

One thought on “Menhub Revisi 3 Hal Soal Aturan Untuk Taksi Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *