KPU Resmi Buka Sipol agar Publik Awasi Parpol

KPU Resmi Buka Sipol agar Publik Awasi Parpol

KPU Resmi Buka Sipol agar Publik Awasi Parpol

Liputan46 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat ini sudah resmi untuk membuka akses pada Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) pada masyarakat Indonesia. Nantinya semua informasi yang penting mengenai partai politik seluruh peserta pemilu tahun 2019 yang sudah mendaftar ke KPU bisa dilihat pada sistem itu.

Sipol sebelumnya sudah resmi dibuka oleh KPU sesaat setelah proses perpanjangan waktu untuk kelengkapan berkas dalam pendaftaran parpol dan telah ditutup Selasa lalu pukul 24.00 WIB. Publik kini bisa memantau pada situs https://sipol.kpu.go.id atau https://infopemilu.kpu.go.id. Hasyim Asy’ari selaku Komisioner KPU menyatakan bahwa Sipol membuat masyarakat dapat mengetahui informasi mengenai data dari parpol sebagai sebuah wujud transparansi.

Untuk informasi yang dapat diakses seperti adanya data serta jumlah dalam kepengurusan parpol mulai tingkat provinsi sampai kecamatan dan juga alamat kantor serta status badan hukumnya. Tetapi Hasyim menyatakan bahwa tidak seluruh data pada Sipol bisa diakses oleh publik. Untuk daftar rinci pada keanggotaan parpol tidak dapat dilihat karena masih jadi pertimbangan KPU.

KPU juga menyatakan bahwa kritik dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dimana menganggap bahwa Sipol membuat sulit parpol saat melakukan pendaftaran sebagai peserta pemilu. Hasyim menjelaskan bahwa dalam proses pendaftaran para peserta pemilu dari Sipol sudah digunakan secara baik. Indikator keberhasilan pun sudah terlihat dari banyaknya partai yang sudah mendaftar ke KPU sampai akhir hari penutupan pendaftaran.

Parpol untuk calon peserta Pemilu tahun 2019 harus memasukkan data ke dalam Sipol. Dan bagi parpol yang belum memasukkan data pada Sipol berarti tidak terdaftar pada calon peserta pemilu tahun 2019. Ia juga mengakui bahwa Sipol membutuhkan perbaikan pada sistem pada berbagai lini. Namun untuk kendala tersebut dapat segera diselesaikan oleh KPU dengan tidak mengurangi antusias dari parpol dalam menggunakan Sipol.

Bawaslu sebelumnya sempat merasa bahwa rekomendasinya sudah diabaikan oleh KPU dan untuk pendaftaran para parpol dari calon peserta Pemilu tahun 2019 mesti diperpanjang. Mohammad Afifuddin selaku Koordinator dari Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Bawaslu menyatakan bahwa pihaknya sudah meminta pada KPU untuk pengisian Sipol tidak untuk sebagai syarat utama saat pendaftaran.

ADUQ ONLINE | AGEN TERPERCAYA  | JUDI ONLINE | DOMINO QQ ONLINE

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *