Djarot Minta Maaf Ke Warga Atas Jakarta Masih Macet

Djarot Minta Maaf Ke Warga Atas Jakarta Masih Macet

Djarot Minta Maaf Ke Warga Atas Jakarta Masih Macet

Liputan46 –  Semua pembangunan infrastruktur yang dilakukan di Jakarta dapat dikatakan telah sangat gencar dilakukan Pemprov DKI Jakarta selama pemerintahan pada periode 2012-2017. Seperti salah satunya yaitu pembangunan flyover, underpass, light rail transit (LRT), jalan layang koridor 13 Transjakarta, sampai yang saat ini adalah mass rapid transit ( MRT).

Bukan cuma infrastrukturnya saja, namun juga pengembangan moda transportasi itu juga sedang dilakukan. Misalnya saja adanya penambahan armada bus transjakarta, perluasan rute bus transjakarta, ikut bergabungnya KWK, Kopaja, sampai Metromini ke PT Transjakarta, telah dihapusnya angkutan bemo, dan juga yang lainnya. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan bahwa sebenarnya seluruh pembangunan tersebut telah terlambat. Harusnya untuk pengembangan transportasi tersebut dapat dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya.

Harusnya untuk program pembangunan di Jakarta sampai hari ini dapat dipikirkan pada 20 tahun yang sebelumnya. Bila hari ini pengembangan moda transportasi dapat dilakukan secara “rombongan”, Djarot segera meminta maaf karena itu akan berdampak pada macetnya Ibukota Jakarta. Ia juga mengaku sangat kagum dengan keberanian dari Jokowi yang segera melakukan groundbreaking MRT saat ia menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta saat itu.

Djarot ingat padahal untuk saat itu banyak sekali pro dan kontra atas wacana untuk pembangunan MRT. Ia menegaskan bahwa keberanian semacam itu lah yang diperlukan oleh pemerintah Jakarta dan Indonesia. Walaupun hasilnya belum dapat dirasakan saat ini tetapi keputusan besar semacam itu akan sangat berpengaruh terhadap masa depan Jakarta.

Bila saja tidak ada pembangunan serta pengembangan transportasi, Jakarta akan menjadi Ibukota yang semakin terlambat. Djarot ingin agar pemerintah saat ini dapat memikirkan kondisi untuk 20 tahun ke depan saat akan membuat kebijakan. Keputusan jangka panjang tersebut yang tidak akan kalah penting untuk Djarot dan semua itu agar nantinya Jakarta tidak terlambat lagi.

Sementara itu era pemerintahan Djarot semakin akan mendekati akhir. Djarot memang cuma sebagai penutup dalam pemerintahan yang sebelumnya dimulai oleh Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama. Tetapi ia tetap berharap bahwa pondasi yang dibangun pada pemerintahan ini mengenai transportasi akan dapat memberikan sebuah dampak yang positif untuk Jakarta ke depannya.

BANDAR DOMINO | BANDARQ TERPERCAYA | JUDI ONLINE

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *