Polisi Sebut Ternyata Trio Bos First Travel Tidak Kooperatif

Polisi Sebut Ternyata Trio Bos First Travel Tidak Kooperatif

Polisi Sebut Ternyata Trio Bos First Travel Tidak Kooperatif

Liputan46 –  Tersangka kasus dugaan penipuan dan dugaan tindakan pencucian uang yakni Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan yang merupakan bos First Travel dan Kiki Hasibuan yang merupakan adik dari Anniesa beberapa waktu lalu kembali menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya Jakarta dengan menunjukkan harta atau barang mewah yang didapatkan dari hasil penyitaan.

Dalam penyitaan tersebut pihak kepolisian mendapatkan satu buah tas merek Hermes milik Anniesa, namun dalam keterangannya Anniesa menyatakan bahwa tas miliknya merupakan tas palsu yang ia beli via online di Singapura senilai kurang dari lima juta rupiah. Namun untuk memastikan keterangannya pihak kepolisian akan memanggil ahli tas untuk ditanya perihal tersebut.

Andika juga menyerahkan barang bukti berupa 116 buah kacamata mewah berbagai merek dan, 32 buah tali pinggang mewah dan juga 5 buah telepon genggam. Namun Kombes Martinus Sitompul selaku Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri saat dijumpai di gedung Divisi Humas, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat lalu menyatakan ketiga tersangka tidak kooperatif saat diperiksa.

Menurutnya sikap ketiganya dianggap tidak kooperatif karena selama diperiksa selalu memberikan jawaban yang berbeda-beda dan tidak konsisten. Namun polisi akan tetap mengusut hingga tuntas sejauh mana kejahatan yang mereka lakukan. Pihaknya juga akan mencari apakah masih ada harta dari bos First travel yang masih ada di tangan orang lain demi kepentingan pemeriksaan.

Pihak penyidik tengah mendalami kembali apa saja hal yang belum dapat diungkap dan akan kembali memeriksa saksi yang dianggap mengetahui aksi kejahatan ketiganya. Bukan hanya itu, namun para calon jamaah yang gagal naik haji juga akan dimintai keterangannya untuk menambah bukti dan terus menggali apakah masih ada harta lainnya yang disembunyikan oleh para tersangka.

Nantinya seluruh harta dan barang dari penyitaan akan disita oleh pihak kepolisian dan bagi yang mengetahui apa lagi harta yang disembunyikan tersangka agar dapat dijadikan bukti tambahan kasus ini agar segala sesuatunya dapat diselesaikan secara cepat. Kini sudah ada sekitar 24 ribu orang yang mengadu ke Crisis Center terkait penipuan bos First Travel dan ada 9 ribuan email yang masuk yang mengadu ke Crisis Center dan diperkirakan jumlah tersebut akan terus bertambah.

AGEN POKER | DOMINO QQ ONLINE | AGEN TERPERCAYA

Comments

comments

3 thoughts on “Polisi Sebut Ternyata Trio Bos First Travel Tidak Kooperatif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *