Djarot Tunda Pelarangan Sepeda Motor Di Jalan Sudirman

Djarot Tunda Pelarangan Sepeda Motor Di Jalan Sudirman

Djarot Tunda Pelarangan Sepeda Motor Di Jalan Sudirman

Liputan46 Р Macetnya Ibukota DKI Jakarta bukan menjadi hal yang baru dan bukan hal yang tabuh lagi bagi masyarakat Jakarta. Macetnya Jakarta disebabkan volume kendaraan yang tiap tahunnya semakin meningkat ditambah masyarakatnya yang ogah menggunakan transportasi umum karena dianggap kurang aman terutama bagi wanita. Karena itulah masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan sendiri baik itu sepeda motor maupun mobil.

Berbagai hal pun dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk menanggulangi kemacetan yang kian hari kian memprihatinkan mulai dari diberlakukannya sistem genap ganjil bagi kendaraan bermotor baik mobil maupun sepeda motor. Kini pemerintahan sedang mencoba untuk membuat aturan baru dimana sepeda motor tak diperbolehkan lagi untuk melintasi Jalan Sudirman, yakni mulai dari Bundaran Hotel Indonesia hingga Bundaran Senayan.

Namun sepertinya langkah tersebut akan ditunda dan tak akan dilaksanakan maupun diuji coba dalam waktu dekat ucap Djarot Saiful Hidayat selaku Gubernur DKI Jakarta. Keputusan penundaan uji coba pelarangan sepeda motor yang melintas di Jalan Sudirman dibatalkan setelah Andri Yansyah selaku Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta memberikan kajian kepada Djarot.

Atas penundaan tersebut, Djarot memperintahkan penundaan kepada seluruh bawahannya dan pihak yang bertanggung jawab untuk segera melepaskan spanduk-spanduk yang sebelumnya telah terpasang di sekitaran jalan tersebut yang awalnya sebagai bentuk promosi pemberitahuan pada para pengguna sepeda motor untuk menggunakan jalur lainnya yang tujuannya mengurangi kemacetan di Jakarta.

Penundaan dilakukan karena Djarot menganggap kebijakan yang dilakukan terlalu terburu-buru dan ia meminta Dishub untuk kembali melakukan kajiannya atas pelarangan tersebut setelah selesai dibangunnya infrastruktur underpass dan flyover selesai dibangun. Setelah pembangunan selesai barulah akan dikaji kembali apakah pembatasan akan diterapkan kepada pengguna sepeda motor maupun mobil, ungkap Djarot.

Djarot juga meminta kepada Andri Yansyah selaku Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk mensosialisasikan Perda nomor 5 tahun 2014 tentang transportasi dimana isinya berupa setiap orang yang mengajukan permintaan STNK mobil diwajibkan memiliki persayaratan keterangan bahwa ia memiliki garasi untuk menyimpan mobilnya.

BANDAR DOMINO | DOMINOQQ | DOMINO99

Comments

comments

5 thoughts on “Djarot Tunda Pelarangan Sepeda Motor Di Jalan Sudirman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *