Setya Novanto Diminta Titiek Soeharto Mundur Dari Jabatan Ketua DPR

Setya Novanto Diminta Titiek Soeharto Mundur Dari Jabatan Ketua DPR

Setya Novanto Diminta Titiek Soeharto Mundur Dari Jabatan Ketua DPR

Liputan46 Р Wakil Ketua Dewan Pakar Partai politik Golkar, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, meminta Ketua Umum Partai politik Golkar yang juga menjabat sebagai Ketua DPR atau Dewan perwakilan rakyat, Setya Novanto untuk mundur dari jabatan di parlemen.

Hal ini terkait penetapan tersangka Setya Novanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK atas kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik atau e-KTP kata Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto.

Pernyataan ini disampaikan oleh Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto saat bertemu dengan Ketua Gerakan Muda Partai politik Golkar atau (GMPG) Ahmad Doli Kurnia di Gedung Granadi, Kuningan, Jakarta Selatan,pada hari Jumat 11 Agustus 2017.

Untuk kebaikan Golkar ke depan dan untuk menjaga marwah DPR, saya mengharapkan agar Ketua DPR atau Dewan perwakilan rakyat Setya Novanto bisa berbesar hati untuk mengundurkan diri kata Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto

Menurut Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menjelaskan dengan mundur dari jabatan yang diemban saat ini, agar Setya Novanto bisa fokus menyelesaikan kasus yang menjeratnya saat ini kata Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto.

Supaya Pak Setya Novanto bisa fokus untuk menyelesaikan masalah hukumnya dan saya rasa beliau bisa membuktikan kalau beliau tidak bersalah, kata Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto Presiden ke-2 RI Soeharto itu.

Menurut Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, Setya Novanto tak perlu khawatir untuk melepas jabatannya karena Hal itu teruji ketika lolos dari kasus Papa minta saham, akhirnya kembali duduk di kursi Ketua DPR kata Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto.

Tentunya beliau bisa masuk lagi dan kembali menjabat. Di Indonesia ini hanya satu orang Novanto yang tahu bagaimana untuk duduk kembali sebagai ketua DPR atau Dewan perwakilan rakya RI atau Republik Indonesia, kata Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto.

Sementara, Ahmad Doli Kurnia menilai pergantian ketua umum partai perlu segera dilakukan oleh Golkar Langkah ini demi menjaga nama baik Partai politik Golkar.

Oleh sebab itu Ahmad Doli Kurnia sebagai Ketua GMPG terus berupaya menemui sejumlah tokoh- tokoh yang penting di Partai Golkar kata Ahmad Doli Kurnia.

Kami rencana datangi tokoh-tokoh dan senior. Setelah kami datang ke DPP, kami ke salah satu pimpinan dewan pakar. Apa yang kami lakukan selama ini tujuannya menyelamatkan Partai politik Golkar, kata Doli.

Setya Novanto sendiri sudah membantah keterlibatannya dalam kasus korupsi e-KTP atau Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik. Adapun pimpinan DPR atau dewan perwakilan rakyat tidak akan mempermasalahkan posisi yang diemban Bapak Setya Novanto hingga kasus hukumnya terbukti jelas.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *