Ratusan Korban First Travel Minta Diselamatkan Pakai Dana Haji

Ratusan Korban First Travel Minta Diselamatkan Pakai Dana Haji

Ratusan Korban First Travel Minta Diselamatkan Pakai Dana Haji

Liputan46 – ┬áSalah seorang korban Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah atau PPIU First Travel, Sarah, menyampaikan aspirasinya melalui Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR-RI atau Republik Indonesia.

Wanita asal Kudus itu meminta agar pemerintah mau menggelontorkan satu persen dana haji untuk menyelamatkan nasib 62.000 korban First Travel kata Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR-RI atau Republik Indonesia menjelaskan.

Kemarin ada dana haji yang Rp 100 triliun kata Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR-RI atau Republik Indonesia diambil satu persen untuk menyelamatkan jemaah First Travel bisa tidak ya tanya Sarah saat audiensi dengan Fraksi Partai politik Persatuan Pembangunan atau PPP dan DPR atau Dewan Perwakilan Rakyat Jakarta, pada hari Jumat 18 Agustus 2017.

Menurut Sarah usulannya tersebut sangat rasional mengingat kejadian First Travel dengan korban yang mencapai 62.000 calon jemaah ini sudah melebihi bencana nasional kata Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR-RI atau Republik Indonesia menjelaskan.

Sarah tidak lagi memercayai keterangan manajemen First Travel yang berubah-ubah kata Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR-RI atau Republik Indonesia menuturkan.

Awalnya pihak First Travel mengklaim calon jemaah yang urung diberangkatkan sebanyak 35.000 orang itu ada alasan tertentu kata Sarah.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian ternyata ada 62.000 orang calon jemaah umrah yang belum diberangkatkan kata Sahar memaparkan.

62.000 orang kata Sarah kalau saldo di rekeningnya tinggal Rp 1,5 juta, kami mau minta siapa kata Sarah mau jual tas Kremesnya Annisa kata Sarah disambut riuh mereka yang ada di ruangan kata Sahar dan pihak kepolisian menerangkan. Berdasarkan audit tahun 2016 dana haji tercatat sebesar Rp 95,2 triliun yang dikelolah Badan Pengelola Keuangan Haji memperkirakan pada akhir tahun ini angkanya bakal mencapai Rp 100 triliun kata Sarah menjelaskan.

Selain usulan tersebut Sarah juga menanyakan apakah uang pendaftaran yang dibayarkan calon jemaah ke First Travel sudah disetor ke Kementerian Agama kata Sarah menuturkan. Menurut Sarah seharusnys ada bank guarantee (jaminan) seperti asuransi perjalanan kata Sarah menjelaskan.

Kalau sudah setor Kemenag atau Kementerian Agama, apakah uang kami di First Travel ini ada asuransinya kata Sarah atau Ada garansinya Karena harapan kami remeh-temeh kok berangkat atau refund kata Sarah memaparkan.

Rencananya Sarah akan menjalani ibadah umrah bersama keluarganya yang berjumlah empat orang. Dia sudah menyetorkan uang sebesar Rp 70 juta kata Sarah saat ditanyai oleh wartawan kepada Sarah.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *