Jokowi Akan Terbitkan Perpres Dan Ganti Permendikbud Full Day School

Jokowi Akan Terbitkan Perpres Dan Ganti Permendikbud Full Day School

Jokowi Akan Terbitkan Perpres Dan Ganti Permendikbud Full Day School

Liputan46 – ┬áBapak Presiden Joko Widodo mengatakan beliau akan segera menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Penguatan Karakter.

Perpres ini, Bapak Presiden Joko Widodo, akan menggantikan Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan soal kebijakan sekolah lima hari kata Bapak Presiden Joko Widodo menjelaskan.

Jadi permendikbud ini diganti dengan perpres, tapi untuk detailnya tanyakan ke Mensesneg, kata Bapak Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta,pada hari Kamis 10 Agustus 2017.

Bapak Presiden Joko Widodo juga menyebutkan dalam Perpres itu tidak ada keharusan bagi sekolah untuk menerapkan sekolah lima hari sepekan atau delapan jam sehari kata Bapak Presiden Joko Widodo menjelaskan.

Perlu saya tegaskan tidak ada keharusan untuk lima hari sekolah. Jadi tidak ada keharusan mengikuti full day school, kata Bapak Presiden Joko Widodo.

Menurut Bapak Presiden Joko Widodo, pemerintah menyadari ada ketidak merataan sekolah terkait dengan kebijakan ini.

Ada sekolah yang sudah siap melakukan kebijakan tersebut kita ajurkan kata Bapak Presiden Joko Widodo dan tak sedikit pula yang belum siap menerapkannya.

Ada pula yang bisa menerima dan ada juga yang belum siap menerima,kata Bapak Presiden Joko Widodo.

Bagi sekolah yang sudah siap bisa menjalankan kebijakan lima hari sekolah silahkan kata Bapak Presiden Joko Widodo. Sementara bagi yang belum siap diperbolehkan untuk tak menerapkannya lah tersebut kata Bapak Presiden Joko Widodo.

Jika ada sekolah yang sudah melakukan sekolah lima hari dan didukung masyarakat, ulama, orangtua dan murid, ya silakan diteruskan silakan dilanjutkan kata Bapak Presiden Joko Widodo menjelaskan.

Mengenai kapan Perpres tersebut akan dikeluarkan, Bapak Presiden Joko Widodo melempar penjelasan rincinya untuk ditanyakan kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Dan menurut Ketua Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Syamsul Huda merayu Kaesang Pangarep, anak Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar menyampaikan kekecewaan warga NU mengenai kebijakan full day school. Rayuan itu disampaikan melalui surat terbuka yang diunggah di website resmi NU.

Mas Kaesang yang baik, terpaksa kami nulis surat terbuka buat sampeyan, ini karena kami di seluruh jajaran Nahdlatul Ulama dari ranting hingga PBNU sudah putus asa nunggu dan ndengerin janji Bapakmu yang sekarang menjabat Presiden Republik Indonesia, kata Syamsul mengawali suratnya,pada hari Kamis 10 Agustus 2017.

Syamsul mengatakan warga NU kini sedang resah dengan program full day school. Sebab program itu bisa mematikan Madrasah Diniyah di kampung-kampung kata Syamsul menjelaskan.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *