BI Yakin Rupiah Aman Dan AS Tak Bakal Bikin Kejutan

BI Yakin Rupiah Aman Dan AS Tak Bakal Bikin Kejutan

BI Yakin Rupiah Aman Dan AS Tak Bakal Bikin Kejutan

Liputan46 – ┬áBank Indonesia atau BI yang optimistis tidak akan ada kejutan lagi dari Negara Amerika Serikat atau AS, sehingga pasar keuangan pasar di Indonesia stabil dan menjadi lebih kondusif. Rupiah pun diyakini bisa bergerak stabil.

Kekhawatiran dari AS atau Amerika Serikat terkait dengan kebijakan Presiden Donald Trump yang mampu memicu kenaikan suku bunga acuan lebih cepat. Akan tetapi, seiring dengan komunikasi yang baik antara Federal Reserve (The Fed) dengan investor maka para investor tidak begitu panik.

Gubernur BI atau Bank Indonesia Agus Martowardojo menjelaskan beliau dan pihaknya sudah memperoleh penjelasan pimpinan The Fed, mereka akan sangat sering komunikasikan sehingga tidak ciptakan shock di pasar kata Gubernur BI Agus Martowardojo di Kantor Pusat BI, Jakarta,pada hari Selasa 22 Agustus 2017.

Pada kuartal II-2017, rupiah yang berhasil menguat sebesar 0,30% secara rata-rata menjadi Rp 13.309/US$. Meskipun sudah ada dua kali kenaikan suku bunga acuan AS atau Amerika Serikat kata Gubernur BI atau Bank Indonesia Agus Martowardojo.

Penguatan rupiah itu juga ditopang oleh aliran dana yang masuk ke dalam negeri atau capital inflow sampai dengan 16 Agustus ini dana yang masuk ke dalam Negeri yang mencapai Rp 130 triliun.

Di samping itu cadangan devisa pada akhir Juli 2017 sebesar US$ 127,8 miliar atau cukup untuk membiayai 9,0 bulan impor atau 8,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor kata Gubernur BI atau Bank Indonesia Agus Martowardojo dan Stabilnya nilai tukar rupiah ditopang oleh aliran dana masuk yang tetap kuat seiring dengan prospek imbal hasil yang positif dan diikuti oleh tetap tingginya pasokan valas korporasi di pasar valas domestik,kata Gubernur BI atau Bank Indonesia Agus Martowardojo menjelasnya.

Nilai tukar rupiah ke depan diperkirakan tetap akan stabil kata Gubernur BI atau Bank Indonesia Agus Martowardojo didukung oleh keseimbangan neraca pembayaran yang terjaga dan pasar valas domestik yang semakin dalam. Bank Indonesia atau BI akan terus melanjutkan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar sesuai nilai fundamentalnya dengan tetap menjaga bekerjanya mekanisme pasar kata Gubernur BI atau Bank Indonesia Agus Martowardojo menjelaskan.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *