Hidayat Pelapor Kaesang Kembali Ditahan Polisi

Hidayat Pelapor Kaesang Kembali Ditahan Polisi

Hidayat Pelapor Kaesang Kembali Ditahan Polisi

Liputan46 – Muhammad Hidayat Pelapor Kaesang Putra Jokowi Resmi Ditahan. Setelah sebelumnya penahanannya sempat ditangguhkan, Muhammad Hidayat S kakek yang melaporkan Kaesang Pangarep putra bungsu Presiden Jokowi kini resmi kembali ditahan polisi.

Muhammad Hidayat sempat membuat heboh, lantaran melaporkan anak Presiden Jokowi dengan tuduhan menyampaikan ujaran kebencian melalui sebuah video blog atau vlog di Youtube beberapa waktu lalu.

Setelah menjalani pemeriksaan atas status dia yang juga sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka ujaran kebencian dan penghinaan kepada Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi M Iriawan, Hidayat dikabarkan resmi ditahan polisi.

Pada saat akhir sesi kualifikasi Marc Marquez merebut pole sementara Maverick Vinales bakal start dari posisi 11 saat balapan berlangsung pada hari Minggu.

capsadomino

Diketahui bahwa, Muhammad Hidayat menjalani pemeriksaan pada Jumat 14 Juli 2017 sekitar pukul 10.00 WIB. Pemeriksaan ini guna melengkapi berkas atas kasus yang menjerat dirinya. Usai diperiksa selama lebih 12 jam, peria yang berdomisili di Perumnas I, Jalan Palem V, RT 04/ RW 08, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, itu akhirnya keluar dari gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sekitar pukul 22.30 WIB.

Pada saat bertemu dengan awak media Muhammad Hidayat mengaku langsung ditahan oleh pihak kepolisian . Hal itu diungkapkan saat dirinya ditemani dua orang penyidik untuk pemeriksaan kesehatan di Bidokkes Polda Metro Jaya. “Tidak ada pemeriksaan, langsung ditahan,” ujar Hidayat kepada awak media.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penahanan Hidayat ditangguhkan karena alasan kesehatan. “Alasannya kesehatan, sehingga yang bersangkutan saat itu ditangguhkan penahanannya,” ujar Argo ketika dihubungi, Kamis lalu, 6 Juli 2017.

Diketahui pula, Hidayat ditangkap di Bekasi pada 15 November 2016, dengan tuduhan melakukan ujaran kebencian dan menghinga Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan pada saat aksi 411 di depan Istana Negara.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya pada saat itu, Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono mengatakan, ia ditangkap karena telah mentransmisikan video melalui YouTube yang isinya mencemarkan, atau menghina terkait dengan pernyataan Kapolda yang diedit. Videonya diberi judul, “Terungkap Kapolda Metro Jaya Provokasi Massa FPI agar serang massa HMI. Ini Buktinya.”

Namun, sehari kemudian, atas permintaan sang istri Rahayu Ningsih yang menjadi penjamin, penahanan Hidayat ditangguhkan. “Pertimbangan penangguhan penahanan dari saudari Rahayu Ningsih selaku istri tersangka,” ujarnya.

Setelah ditahan selama 13 hari, permohonan penangguhan penahanan Hidayat akhirnya dikabulkan. Penangguhan penahanan dilakukan sejak 29 November 2016. Atas perbuatannya, pelaku terancam dijerat Pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 1 dan atau Pasal 27 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) nomor 11 tahun 2008.

Pada saat akhir sesi kualifikasi Marc Marquez merebut pole sementara Maverick Vinales bakal start dari posisi 11 saat balapan berlangsung pada hari Minggu.

capsadomino

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *