Polisi: Dosen ITB Bunuh Diri Dengan Melompat ke Jurang

Dosen ITB Bunuh Diri

Polisi: Dosen ITB Bunuh Diri Dengan Melompat ke Jurang

LIPUTAN46.COM – Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat merilis hasil otopsi yang dilakukan kepada jasad Suryo Utomo, Dosen Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (ITB) yang hilang dan ditemukan tewas di kawasan Waduk Cirata, Cianjur, Jawa Barat beberapa hari lalu.

Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, korban diduga melakukan bunuh diri dengan meloncat.

“Hasil otopsi di duga korban bunuh diri dengan cara meloncat ke jurang dari ketinggian 20 meter,” kata Yusri melalui ponselnya

Yusri menjelaskan, jurang tempat melompat korban tidak jauh dari lokasi penemuan mobil milik Suryo Utomo di Ciranjang, Cianjur.

“TKP meloncat ke jurang tidak jauh dari ditemukannya kendaraan pribadinya,” ungkapnya.

Yusri menyebut dari hasil otopsi yang dilakukan oleh pihak RSUD Cianjur ditemukan beberapa luka luar dan dalam.

“Pada bagian kepala ada luka terbuka tapi tidak rata sampai dasar tulang kepala. Di bagian tulang iga dada kiri ke 1,2,3,4 patah,” tuturnya.

Namun kematian Suryo Utomo (31) dosen Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM), Institut Teknologi Bandung (ITB) meninggalkan pertanyaan.

Pertanyaannya, kenapa Suryo pergi ke Cianjur seusai mengantar ibunya ke Terminal Leuwi Panjang pada Rabu (10/5/2017) dan mengakhiri hidupnya di sana.

Kepala Polrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Polres Cianjur akan mendalami hal tersebut untuk mencari tahu alasan Suryo pergi ke Cianjur.

“Pasti akan kita dalami karena keluarga menanyakan, media menanyakan, masyarakat, polisi akan menjawab berdasar olah TKP, bukti yang ditemukan, maupun keterangan saksi-saksi,” kata Hendro saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Selasa (16/5/2017).

Hendro menjelaskan, berbagai spekulasi terus bermunculan terkait kepergian Suryo ke Cianjur. ada spekulasi yang berkembang, Suryo diduga menemui seseorang di Ciranjang, Cianjur, sebelum tewas.

“Kenapa korban memilih Cianjur? Mau bertemu siapa, mendatangi siapa, ini masih dalam penyelidikan,” ungkapnya.

Meskipun, berdasarkan keterangan keluarga dan kerabat, Suryo tidak memiliki masalah apapun sebelum meninggal. Menurut Hendro, penyataan keluarga dan kerabat tersebut tidak bisa dijadikan acuan.

“walaupun keluarganya ketika ditanya. mengatakan tidak ada masalah, dari kampus tidak ada masalah, kita perlu menanyakan bukti yang kita temukan baik di mobil atau di korban. Barang bukti ini nanti akan bisa menjawab,” pungkasnya.

Comments

comments

One thought on “Polisi: Dosen ITB Bunuh Diri Dengan Melompat ke Jurang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *