BGI Berencana Bangun Kawasan Dermaga Niaga Terpadu Di Medan Sumut

Kawasan Dermaga Niaga

BGI Berencana Bangun Kawasan Dermaga Niaga Terpadu Di Medan Sumut

LIPUTAN46.COM – Dari Pihak Best and Grow Investment (BGI) melaporkan beberapa perkembangan rencana-rencana untuk pengembangan kawasan dermaga industri terpadu kepada Presiden RI, Joko Widodo dalam Forum Investasi Dunia, One Belt One Road, 14 -15 Mei 2017 di Beijing, China.

Best and Grow Investment (BGI) berencana membangun kawasan dermaga niaga terpadu di Medan. Proyek ini menelan biaya mencapai Rp 100 Triliun. BGI memanfaatkan Forum Investasi Dunia di China ini untuk menjaring para investor-investor.

Perwakilan BGI, Paramita Ersan menyampaikan kepada Presiden, investor di China tertarik menanamkan investasi di Indonesia seiring laju pertumbuhan ekonomi Indonesia karena terus bergerak naik. Grafik ini meningkat tentu berkat kerja keras Kabinet kerja Presiden Joko Widodo.

Dalam kesempatan itu, Ersan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo karena telah memberika iklim kondusif di dalam negeri, sehingga kondisi ini menciptakan daya tarik bagi para investor.

Menteri Koordinator Kemaritiman Republik Indonesia H.E. Mr. Luhut Binsar Panjaitan dan termasuk juga Menteri Perindustrian Republik Indonesia H.E. Mr. Airlangga Hartarto sehari lalu telah menyampaikan, bila pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan angka positif.

Menko Luhut Binsar Panjaitan bahkan menegaskan, para Investor jangan cemaskan apapun, karena pemerintah telah menghapuskan regulasi memberatkan bagi para calon penanam modal.

BGI sendiri optimis, dermaga Industri Golden Interegated Industrial Port ini bakal meningkatkan sektor ekonomi makro di Indonesia karen sangat strategis, berlokasi di Percut Sei Tuan, Medan, Sumatera Utara.
GIIPE terletak 16 KM jauhnya dari pusat Kota Medan, 3.5 KM jauhnya dari Bandara Internasional Kuala Namu, 9.5 KM jauhnya dari pelabuhan Belawan. GIIPE menempati lahan seluas 2.000 Ha dan masih akan melakukan ekspansi lahan seluas 1.000 Ha.

Project GIIPE ini terbagi dalam Power Plant seluas 200 Ha, Seaport seluas 200 Ha, Industrial Estate seluas 1.000 Ha, Residential seluas 200 Ha, Cruise Port, Golf & Palm Resot seluas 100 Ha, Central Business District seluas 300 Ha, dengan nilai total investasi USD 7.438.000.000 (lebih dari seratus triliun rupiah).

Peabuhan laut dalam kawasan ini akan meminimalkan biaya logistik yang biasanya terjadi karena jauhnya akses kawasan industri dari pelabuhan.

Terintegrasinya kawasan industri dengan pelabuhan laut dan kawasan hunian serta kelengkapannya dalam satu paket, merupakan nilai keuntungan tersendiri bagi para investor yang ingin bergabung bersama Best & Grow Investmen dalam mengembangkan GIIPE.

Bertemu Presiden Jokowi dalam Acara One Belt One Road, Best & Grow Investmen Laporkan Perkembangan Kawasan Industri Kota Medan.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *