Kepala BIN Bicara Soal Dari Kasus Makar

bin soal makar

Kepala BIN Bicara Soal Dari Kasus Makar

liputan46.com Kepala Badan Intelijen Negara/BIN yaitu Jenderal Budi Gunawan juga telah angkat bicara apa adanya soal dari dugaan upaya makar oleh sejumlah pihak terhadap pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Menurut Budi, lembaganya juga tidak secara langsung juga terlibat akan dalam penanganan dalam kasus dugaan makar yang kini telah tengah diusut oleh para dari kepolisian. “Kalau yang kita pantau itu kan masalah kerawanan,” kata Budi usai rapat kerja dengan Komisi I DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu lalu.

Budi pun meminta wartawan untuk menanyakan hal soal daripada kasus makar tersebut terhadap kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Iriawan. Sebab, saat daripada ini juga kasus dari makar yang melibatkan telah melibatkan dari sejumlah aktivis itu ditangani oleh dari Polda Metro Jaya. “Kalo masalah ini makar konfirmasi ke Kapolda Metro,” ucapnya. Polisi sebelumnya menangkap Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam/FUI yaitu Muhammad Al-Khaththath, ZA, IR, V, dan M terkait dugaan pemufakatan makar pada Jumat lalu. Penangkapan dilakukan beberapa jam sebelum aksi 313 yang menuntut Presiden Jokowi untuk mencopot terdakwa dari dugaan penodaan agama yaitu Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dari jabatannya sebagai dari Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga ( Hasil Dari Pertemuan Jokowi Dengan Presiden Afganistan )

Kelima orang tersebut disangkakan Pasal 107 KUHP juncto Pasal 110 KUHP tentang Pemufakatan Makar. Sementara daripada itu juga, insial V, dan M juga dikenai akan dari Pasal 16 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan dari Diskriminasi Ras dan Etnis tertentu.

Menurut dia, Polri memiliki perspektif sebagai aparat negara yang memberikan keamanan tersebut. “Saya kira adalah hal yang wajar dikarenakan harus preventif. Dari Para Pihak Kepolisian, dari TNI, dari BIN, juga bahwa harus bersifat preventif. Tidak boleh tidak juga. Menjaga dari segala kemungkinan. Tidak boleh tidak juga menjaga, itu hal sungguh keliru,” ucap Sundawan. Sundawan meminta masyarkat luas untuk tetap menjaga kondusivitas. “Ahok sudah jadi tersangka. kita tunggu proses hukumnya, gitu sederhana saja. Berikan kepercayaan kepada polisi. Polisi profesional menangani. Ini pesan moral tersebut,” katanya.

Baca Juga ( Polisi: Tersangka dari Pemufakatan Makar Dibayar 3M Untuk Gulingkan Pemerintah )

Sementara itu. Ketua Majelis Ulama Indonesia/MUI Jawa Tengah, Ahmad Darodji, justru menyesalkan pernyataan Kapolri. Menurut Ahmad, seolah-olah dari pernyataan soal makar itu ditujukankan ditujukan kepada para kaum muslim. “Mohonlah dari para pejabat mengendalikan pernyataannya. Mereka juga meminta kami juga untuk tetap bersifat tenang, tapi ungkapan yang muncul dari pejabat justru membuat marah. Lho kami kok dituduh begini,” katanya.

Dia meminta umat muslim di Jawa Tengah untuk tidak ikut aksi ke Jakarta pada saat akan mendatang. Menurut dia juga, tuntutan awal dari agar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok juga diproses hukum untuk terkait kasus penistaan agama sudah dipenuhi. “Sekarang kan juga sudah diproses, sudah ditetapkan sebagai tersangka juga. Kita juga berharap dari Polri juga secara bersifat jujur transparan akan dari proses itu,” ungkapnya.

Comments

comments

One thought on “Kepala BIN Bicara Soal Dari Kasus Makar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *